Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Dikunjungi Ibu Negara: Tiga Kecamatan Di Banten Dibangunkan 1.000 Jamban

LOGOS TNbadge-check


Serang,trannews.co.id- Lokasi pembangunan yang ke 1.000 jamban di Kampung Kenari, Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Senin (24/2/2020) dikunjungi Ibu negara Iriana Joko Widodo.

Ibu Negara dalam kesempatan itu menitipkan pesan kepada masyarakat yang tinggal di lokasi pembangunan jamban agar dapat senantiasa menjaga kebersihan dan kenyamanan jamban.

“Hal ini bertujuan agar peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dari aspek pola hidup bersih dapat terus terpelihara dan terjaga dengan baik,”ujar Ibu Negara Iriana.

Tadi bu Luhut (istri Menko Kemaritiman dan Investasi Indonesia-red) kata Iriana sudah menceritakan bahwa disini sudah hampir 30 tahun belum memiliki jamban.

“Saya titip tolong bapak ibu semua untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan jambannya agar kesehatan bapak ibu semua dapat terus terjaga,”ujarnya

Iriana juga menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jamban ini diantaranya Koppasus, Pemprov Banten, PKK, Polda Banten.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat untuk memiliki jamban yang layak,”kata Iriana.

Ditempat yang sama Devi Luhut Binsar Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan 1.000 jamban tersebut dilakukan dalam rangka membantu kesejahteraan dari 3 kecamatan yakni Kasemen, Taktakan dan Cipocok.

Diungkapkan Devi,fengan bantuan dari Danrem, Koppasus, Pemprov Banten pembangunan 1.000 jamban di 3 kecamatan tersebut akan selesai pada tahun 2020. Selain pembangunan jamban, juga telah dibangun sumur artesis yang disumbangkan Kementerian ESDM dan telah mendapatkan air 60 meter.

“Walaupun airnya masih payau karena memang dekat dengan laut. Dan dibangun juga IPAL (Instalasi Pembersihan Air Limbah) yang sekarang memang masih mahal, tapi mungkin kedepan kami akan cari dengan BPPT dan ITB seperti apa IPAL yang lebih murah,”jelasnya

Ketiga kecamatan ini, lanjut Devi, sangat membutuhkan bantuan jamban karena berdasarkan hasil monitoring langsung kepada masyarakat, masih ada masyarakat yang selama 30 tahun masih membuang hajat di sawah-sawah, dan itu perlu dibantu.

Devi menyadari bahwa mengubah budaya masyarakat tersebut tidaklah mudah. Oleh karenanya, Oase Kabinet Indonesia Maju mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan hidupnya untuk menuju pola hidup yang lebih sehat.

Perwakilan masyarakat Kampung Kenari Halimatus Sa’diah mengaku bersyukur dengan adanya bantuan jamban, sumur artesis dan IPAL ini karena merupakan perubahan kepribadian.

“Wujud untuk berprilaku bersih dan sehat, karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,”ujarnya. ***

Baca Lainnya

Peneliti UPER Ungkap Rapuhnya Ekonomi Nelayan Teluk Aru Akibat Anomali Musim

13 April 2026 - 14:04

Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah Terima Jumat Berkah BRI Gatsu

13 April 2026 - 11:30

Perkuat Soliditas Organisasi, H. Muhamad Sholeh Resmi Pimpin DPD Projo Jawa Timur 2026-2031

12 April 2026 - 18:35

CFD Sidoarjo Kembali Digelar, Layanan Publik dan UMKM Diserbu Warga

12 April 2026 - 18:25

News Trending DAERAH