Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Distan Kab Morut, Gencar Lakukan Gerakan Tanam Padi Jagung dan Kedelai

LOGOS TNbadge-check

Morut, TransNews.co.id- Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Morowali Utara, terus menggenjot program Upaya Khusus gerakan tanam Padi Jagung dan Kedelai.

Kegiatan gerakan tanam padi,jagung dan Kedelai di pusatkan diKelompok Tani kecamatan Lembo dan Lemboraya, di Desa Wara’a Kecamatan Lembo, Kabupaten Morut, Senin (3/8/2020).

Kegiatan itu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih padi, herbisida dan pupuk organik cair kepada para kelompok tani di kecamatan Lembo dan Lemboraya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Morut, DR. Najamudin Atong, M.Si menjelaskan, pada kegiatan ini petani yang tergabung dalam kelompok tani mendapatkan bantuan berupa bibit benih padi, herbisida, pupuk organik cair dari pemerintah melalui anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Morut TA.2020,”terangnya.

Sementara itu Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Irma Bawoel mengatakan dalam rangka mempercepat penanaman, maka dilakukan gerakan tanam padi dan jagung oleh kelompok Tani Apali Desa Wara’a Kecamatan Lembo.

“Adapun alokasi pengembangan jagung di Poktan Apali seluas 40 hektar,” ucapnya.

Bupati Morowali Utara Moh. Asrar Abd. Samad yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan, pelaksanaan kegiatan pengembangan jagung ini merupakan upaya ektensifikasi dan intensifikasi yang dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas mutu hasil pertanian.

Diungkapkan Bupati, masih banyak hal yang ingin dikembangkan, namun saat ini belum bisa berbuat banyak karena APBD TA. 2020 sedang direfocusing dengan adanya bencana non alam covid-19.

“Namun saya akan menampung semua usulan dan permintaan dari poktan untuk dialokasikan pada anggaran TA.2021,” ucap Asrar.(Al) Editor:Nas

Baca Lainnya

Langkah Strategis DPRD Boyolali Kawal Kesiapan Tuan Rumah Munas SWI 2026

10 April 2026 - 09:39

Sekda Mangnguluang Mansur: RKPD 2027 Harus Tepat Sasaran dan Selaras dengan RPJMD

10 April 2026 - 09:34

Kendalikan Inflasi dan Penguatan Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di Sidoarjo

9 April 2026 - 23:32

Integrasi Digital Digenjot, Portal Majadigi Jatim Satukan Ratusan Layanan Publik

9 April 2026 - 23:29

News Trending DAERAH