Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dua BUMD Jabar Tanam Perdana Komoditas Jahe Di Subang

LOGOS TNbadge-check

Subang, transnews.co.id- Gubernur Jawa Barat H. Ridwan Kamil didampingi Bupati Subang H. Ruhimat melaksanakan Penanaman Jahe secara serentak di blok Ranca Bebek Desa Manyingsal Kecamatan Cipunagara, Rabu (19/02/2020).

Kegiatan tersebut dalam rangka Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat Bank BJB dan Agro Jabar bersinergi menggelar tanam perdana komoditas jahe.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan penandatangan fasilitas kredit antara PT. Agro Jabar(perseroda) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat dan Bupati Subang.

Direktur consumer dan retail Bank BJB Suartini menjelaskan, bahwa bank BJB sebagai mitra, berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan perokomian dan akan terus mendorong serta mensukseskan program pemerintah Jabar.

“Kedepan kami berharap dengan adanya acara penandatanganan ini mudah-mudahan lebih banyak lagi kerjasama untuk kedepannya dengan Bjb,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Agro Jabar (Perseroda) Kurnia Fajar menilai tanaman jahe sebagai salah satu rempah Nusantara diminati bangsa Eropa.

“Nantinya, jahe yang ditanam di Subang akan diekspor ke Eropa dan Korea Selatan,”kata Kurnia.

Jawa Barat,lanjutnya memiliki agroklimat yang cocok dan sejarah sudah membuktikan bahwa rempah-rempah Nusantara dari lima besar rempah Nusantara yang dicari bangsa Eropa salah satunya jahe. Jadi, barang kali inilah saat yang tepat untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah Nusantara, khususnya Jawa Barat.

“Penanaman jahe melalui kerja sama dengan bank bjb ini, kata Kurnia, sebagai bagian dari pelaksanaan RKAP 2020 dan untuk memenuhi kontrak-kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan yang membutuhkan komoditas jahe sebagai bahan baku industrinya,”jelasnya.

Ridwan Kamil mengapresiasi langkah Bjb dan Agro Jabar yang sinergisitas tersebut menandakan bahwa kondisi dua BUMD itu terus membaik.

Jahe sebagai komoditas bernilai ekonomi baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. bjb dan Agro Jabar akan menanam jahe merah di lahan seluas 100 hektare melalui modal yang berasal dari bank bjb senilai Rp13 miliar.

Yang menarik adalah sudah ada pembelinya yang siap. Ini sebenarnya yang harus dikembangkan, yaitu sebuah pertanian dengan sistem ekonominya sudah siap atau off taker, dan yang menariknya lagi kita mulai dengan yang namanya sinergi BUMD Jawa Barat.

“Jadi, BUMD-BUMD yang ada di lingkungan Pemprov Jawa Barat ini harus saling menguatkan. Oleh karena itu, permodalannya saya perintahkan jangan dari bank yang lain, tapi dari bjb,” Kata Gubernur.

Gubernur juga menginstruksikan OPD terkait untuk mendata dan meningkatkan produksi produk-produk pertanian yang ramai di pasaran.

“Saya meminta Agro Jabar untuk proaktif mencari lahan di kabupaten/kota di Jabar guna mengembangkan produk-produk tersebut,”pungkasnya. (Wahyu) Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Jepara Lantik 57 Pejabat Struktural dan Fungsional, Tekankan Pelayanan Publik Lebih Optimal

13 Maret 2026 - 07:41

Tanpan IMB, DPRD Depok Desak Perumahan Diamond Field Disegel

12 Maret 2026 - 21:02

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Buka Bazar Raya Ramadan 2026, Sekda Depok Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

12 Maret 2026 - 20:11

News Trending DEPOK