Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Dugaan Pelecehan Seksual, Barinas dan Kaukus Perempuan Datangi Polres Depok

LOGOS TNbadge-check


					Dugaan Pelecehan Seksual, Barinas dan Kaukus Perempuan Datangi Polres Depok Perbesar

DEPOK, transnews.co.id l Ketua Barinas, Ningworo Supeni bersama aktivis perempuan lainnya, Maya Aprilia dan Lukita mendatangi Polres Depok untuk klarifikasi kasus pelecehan terhadap calon wakil Walikota Depok, Afifah yang akhir-akhir ini ramai di Media sosial, senin (15/9/2920)
Karena lokus kejadian di Bandung Jawa Barat disarankan untuk laporan kasus pelecehan ini di Polda Bandung, demikian penjelasan polres Depok.

“Sesuai dilansir beberapa media, bila benar maka pernyataan Imam Budi, calon wakil Walkot Depok adalah pelecehan terhadap perempuan,” demikian tanggapan Ningworo, ketua Barinas.

Sementara rekan Ningworo, Maya Aprilia yang aktivis pembela perempuan di Depok mengungkapkan, sebagai seorang politkus dan dinilai sopan dan cerdas, keceplosan omong seperti itu seharusnya tidak terjadi, yang dianggap merendahkan dan menyinggung privacy atau harga diri kaum perempuan.

“Perkataan Imam Budi ke Afifah ‘Bu Afifah sekamar denga saya saja’ keceplosan yang mungkin bisa dimaafkan atau bisa berakibat konsekwensi hukum yang tidak bisa dianggap sebagai gurauan,” timpal Maya.

Dengan peristiwa tersebut Ningworo dan Maya menegaskan. Apalagi dalam konteks rivalitas, perseteruan seorang kandidat calon meremehkan lawannya, mungkun saja terjadi.

“PKS yang mempunyai visi terwujudnya Masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat, justru keseleo lidah yang menunjukan etika yang kurang bermartabat. Kurang mengargai harkat dan harga diri sesama,” timpal Lukita dari Kaukus Politik Perempuan Indonesia.

Menurut Ningworo, berbagai pihak pasti menyayangkan, sebagai seorang calon pemimpin telah menunjukan sikap
pelecehan gender.

“Pernyataan dan perilaku menghina atau merendahkan wanita itu atau komentar yang menghina, merendahkan wanita, dan lelucon cabul pada umumnya harus dilawan,” tandas Ningworo.***

Baca Lainnya

Dorong Daya Saing Global, Pemkab Jepara Resmikan Kartu Mebel dan Berangkatkan IKM ke IFEX 2026.

3 Maret 2026 - 04:37

Resmi Tembus Probolinggo, Commuter Line Supas Perkuat Aglomerasi Surabaya Raya

2 Maret 2026 - 21:09

Bupati Subandi Perkuat Sinergi dengan PHDI, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat di Sidoarjo

2 Maret 2026 - 21:07

Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadhan, PLN Lakukan Thermovisi pada Jalur Transmisi Depok–Cawang

2 Maret 2026 - 19:02

News Trending DEPOK