Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Gara-Gara Vape Hampir 100 Kasus Penyakit Paru-Paru Misterius Muncul

LOGOS TNbadge-check

TN. — Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit – Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, telah melansir – sejumlah remaja di 14 negara bagian Amerika terkena penyakit paru-paru misterius disebabkan penggunaan Vape atau vaping.

Parahnya, beberapa pasien ini dirawat di ruang intensif dan menggunakan ventilator untuk membantu mereka bernapas dan tetap hidup.

Otoritas medis mengatakan, belum jelas apakah pasien bisa pulih sepenuhnya.

Setidaknya 31 kasus telah dikonfirmasi pada pertengahan Agustus lalu. CDC mengatakan, sedang menyelidiki 94 kemungkinan kasus di 14 negara bagian.

agar waspada terhadap apa yang bisa terjadi akibat cedera paru-paru yang parah dan berbahaya ini.

Gejala penyakit tersebut kesulitan bernapas, sesak napas, dan nyeri dada. Beberapa pasien juga mengalami demam, batuk, muntah, dan diare.

CDC bekerja dengan departemen kesehatan di lima negara bagian dengan kasus yang dikonfirmasi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit – Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, Sejumlah remaja di 14 negara bagian Amerika tersebut banyak korban penyakit paru-paru misterius disebabkan penggunaan Vape atau vaping.

Parahnya, beberapa pasien ini dirawat di ruang intensif dan menggunakan ventilator untuk membantu mereka bernafas dan tetap hidup.

Otoritas medis mengatakan, belum jelas apakah pasien bisa pulih sepenuhnya.

Setidaknya 31 kasus telah dikonfirmasi pada pertengahan Agustus lalu. CDC mengatakan, sedang menyelidiki 94 kemungkinan kasus di 14 negara bagian.

agar waspada terhadap apa yang bisa terjadi akibat cedera paru-paru yang parah dan berbahaya ini.

Gejala penyakit tersebut kesulitan bernapas, sesak napas, dan nyeri dada. Beberapa pasien juga mengalami demam, batuk, muntah, dan diare.

CDC bekerja dengan departemen kesehatan di lima negara bagian dengan kasus yang dikonfirmasi. Kelima negara bagian tersebut adalah California, Illinois, Indiana, Minnesota, dan Wisconsin.

Rekanan berusaha menentukan penyebab kondisi tersebut, setelah sekelompok penyakit paru-paru yang berhubungan dengan pemakaian rokok elektrik di kalangan remaja dan dewasa.*** (Ric)

sumber : Medical Daily

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

7 Maret 2026 - 03:11

News Trending EKBIS