Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KOMUNITAS

GIN Luncurkan Roadshow Nasional 2025, Perkuat Ketahanan Remaja Perempuan di Era Disrupsi Digital

Avatar photobadge-check


					GIN Luncurkan Roadshow Nasional 2025, Perkuat Ketahanan Remaja Perempuan di Era Disrupsi Digital Perbesar

GIN Luncurkan Roadshow Nasional 2025, Perkuat Ketahanan Remaja Perempuan di Era Disrupsi Digital

JAKARTA, transnews.co.id — Menghadapi dinamika sosial dan percepatan teknologi yang kian memengaruhi perilaku generasi muda, Gerakan Ibu Negeri (GIN) memperkenalkan Roadshow Nasional 2025 sebagai strategi memperkuat ketahanan remaja perempuan. Program ini dikenalkan bertepatan dengan Milad ke-9 GIN di Jakarta.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, roadshow kali ini dirancang berdasarkan perubahan besar yang muncul di ruang digital mulai dari penyebaran budaya populer, tekanan sosial media, hingga meningkatnya risiko kekerasan dan manipulasi psikologis. GIN melihat bahwa remaja perempuan kini berhadapan dengan gelombang tantangan baru yang sering kali tidak terdeteksi oleh orang tua maupun sekolah.

Dalam peluncuran program, GIN menghadirkan dr. Dewi Inong Irana dan Retno Suminar Strangenge, dua narasumber yang banyak menelaah fenomena remaja di era digital. Mereka menegaskan bahwa remaja perempuan kini kerap membangun pemahaman tentang diri dan hubungan sosial melalui internet, namun tanpa pendampingan memadai.

Akibatnya, berbagai tekanan emosional, salah persepsi tentang tubuh, hingga interaksi tidak sehat semakin mudah terjadi.

Ketua Umum GIN, Neno Warisman, menilai bahwa kebutuhan utama saat ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan pembekalan literasi digital dan penguatan karakter remaja perempuan.

“Banyak lembah sunyi yang mereka hadapi sendirian di dunia maya. Mereka butuh ruang yang aman, tempat bertanya, dan pendamping yang memahami perubahan zaman,” ujarnya.

Roadshow Nasional 2025 akan membawa modul edukasi ke sekolah-sekolah dan komunitas, memadukan pendidikan kesehatan reproduksi, komunikasi sehat, ketahanan mental, hingga pemberdayaan ekonomi.

GIN juga memasukkan pelatihan keterampilan digital, seni, dan kuliner yang dapat membuka peluang ekonomi untuk remaja perempuan.

Menurut Neno, kemandirian ekonomi dan literasi digital kini menjadi dua pilar penting dalam mencegah kerentanan sosial.

“Perempuan yang terampil dan percaya diri akan lebih mampu berkata tidak pada tekanan, dan lebih siap membuat keputusan yang melindungi masa depannya,” ucapnya.

Di usia sembilan tahun, GIN mulai menyelaraskan gerakannya dengan visi besar menuju 2045. Roadshow 2025 menjadi langkah awal memperluas kolaborasi dengan sekolah, lembaga pemerintah, dan organisasi masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendampingan remaja perempuan yang lebih kokoh.

Baca Lainnya

Dukung HPN 2026, Alfamart Kolaborasi Dengan GWI Jember Salurkan Puluhan Bansos Untuk Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:20

Dari Boyolali Untuk Indonesia: HKPS dan Munas SWI 2026, Satukan Wartawan Nusantara

5 Maret 2026 - 19:50

Sinergi Hulu ke Hilir: ADKASI Gandeng Kementerian P2MI Benahi Tata Kelola Pekerja Migran

5 Maret 2026 - 19:25

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH