Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Gubernur Jabar: Isu UMR Jadi Buah Simalakama

LOGOS TNbadge-check

Bandung,TransNews- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebutkan Jawa Barat memiliki potensi yang begitu tinggi dalam dunia investasi. Baik investasi di bidang padat karya, ataupun di banyak sektor lainnya. Apalagi saat ini, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, juga tengah mengembangkan Segitiga Rebana sebagai pusat ekonomi baru.

” Tiga titik pertumbuhan yang akan dikembangkan meliputi kawasan Cirebon- BIJB Kertajati- Pelabuhan Patimban,” Papar Gubernur, saat menerima audiensi Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, di Gedung Negara Pakuan, Jumat (25/06/2019).

Gubernur menjelaskan bahwa Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan batas paling selatan di segitiga tersebut. Sementara batas utaranya adalah Pelabuhan Patimban dan batas timurnya wilayah Cirebon.
.
” Kita sedang berupaya menggeser industri ke sebuah zona yang namanya Rebana,” ungkapnya.
.
Menurutnya, ada sejumlah keuntungan dan beragam kemudahan bagi para investor yang berminat menanamkan modalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), atau juga disebut Spesial Economic Zone (SEZ) itu. Pertama yaitu, Upah Minimum Regional (UMR) yang belum tinggi.
.
” Isu UMR seringkali jadi buah simalakama,jadi konsekuensi- konsekuensi ini bukan hal yang tidak kita antisipasi. Saya secara ekonomi sedang menyeimbangkan industri pariwisata sebagai alternatif industri padat karya yang punya pengaruh langsung pada ekonomi global,” katanya.
.
Keunggulan kedua dari Segitiga Rebana, yaitu kawasan yang ideal untuk industri otomotif. Sebab sepertiga Patimban telah didesain khusus untuk menunjang aktivitas ekspor kendaraan baik roda dua maupun empat. ” Keunggulan Ketiga, yaini harga tanah juga masih relatif murah,” Pungkasnya.(Nas)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

News Trending DEPOK