Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gubernur Jabar Serukan Kaum Ibu Bangun Gerakan Anti Hoax

LOGOS TNbadge-check

KOTA BANDUNG,Transnews– Saya titip dalam 4 tahun kedepan bangun gerakan anti hoaks untuk kalangan ibu-ibu. Dan motor penggeraknya adalah Aisyiyah Jabar.

“Kita jadikan Jabar provinsi paling tabayun se-Indonesia,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberi sambutan dalam Milad Aisyiyah ke-105 dan Milad TK ABA ke-100 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (14/9/19).

Menurut Emil, gerakan anti hoaks, khusunya di kalangan ibu rumah tangga, penting dilakukan. Karena berdasarkan survei yang dia terima, 40 persen warga Indonesia tidak bisa membedakan berita benar dengan hoaks.

“Mohon maaf hasil surveynya kebanyakan yang sering meneruskan berita hoaks adalah kalangan ibu-ibu,” katanya.

Jika gerakan tersebut berhasil, Emil optimistis masyarakat Jabar akan lebih produktif. Sebab, masyarakat Jabar tidak perlu membahas informasi bohong yang berpotensi memicu konflik.

“Apalagi, masyarakat Jabar rata-rata mengoperasikan gawai mencapai 4 jam setiap hari,” Kata Emil sapaan akrab Gubernur Jabar itu.

Untuk memberantas berita bohong atau hoaks, kata Emil,Pemerintah Daerah Provinsi Jabar telah meluncurkan Jabar Saber Hoaks (JSH).

Emil mengungkapkan,4 jam sehari adalah jumlah waktu yang dihabiskan warga Jabar dengan mengoperasikan gawai. Dan hasil surveinya, 4 jam itu tidak dipergunakan itu tidak produktif,” ucapnya.

“Saya yakin kalau berhasil tidak akan ada lagi berita provokasi atau berita bohong dan nanti waktu kita akan fokus pada hal yang produktif seperti membangun ekonomi, pesantren dan lainnya,” tandasnya.

Pemimpin Aisyiyah Jabar, Ia Kurniati, mengatakan bahwa organisasinya sudah seharusnya menjalin hubungan dengan Pemdaprov Jabar.

Menurutnya, pihaknya akan segera menggelar rapat internal untuk merealisasikan gerakan anti hoaks.

“Aisyiyah tidak hanya mengusung wacana program saja, tapi melakukan karya nyata karena itu kami akan bermitra baik dengan Pemprov Jabar,”pungkasnya. (Chryst/Nas)

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Jepara Ajak Teladani Perjuangan Leluhur

9 April 2026 - 10:06

DPC PROJO Jember Ikut Serta Sukseskan KONFERDA Malang

8 April 2026 - 20:31

Komisi D DPRD Jatim Kawal Alih Status Jalan, Dorong Akses Mataraman Lebih Layak

8 April 2026 - 20:28

Ponpes Ngalah Pasuruan Rawat Toleransi, Buka Ruang Dialog Lintas Agama

8 April 2026 - 19:48

News Trending DAERAH