Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gubernur Jatim Resmikan Operasional RS Yasyfin Pondok Modern Darrussalam Gontor

LOGOS TNbadge-check


					Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meresmikan operasional Rumah Sakit Yasyfin Darussalam milik Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, Sabtu (26/2/2022). Perbesar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meresmikan operasional Rumah Sakit Yasyfin Darussalam milik Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, Sabtu (26/2/2022).

Ponorogo, Transnews.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan operasional Rumah Sakit Yasyfin Darussalam milik Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, Sabtu (26/2/2022).

Usai peresmian, Gubernur menyampaikan, bahwa kontribusi Gontor dalam indeks pembangunan manusia dari segi pendidikan dan ekonomi sudah luar biasa.

“Hari ini keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor menyempurnakan kontribusi dalam penguatan indeks pembangunan manusianya, pendidikan yang sudah luar biasa, jejaring ekonomi yang luar biasa, ditambah dengan rumah sakit Yasyfin Darussalam Gontor,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jadi sebetulnya yang sedang disiapkan RS Yasyfin bukan sebagai salah satu layanan kesehatan semata, tetapi sebagai bangunan ekosistem dari pendidikan, kemudian ekonomi, dan sekarang adalah layanan kesehatannya.

“Inilah sebetulnya yang akan menjadi kekuatan dan daya kompetitif yang sedang dibangun oleh banyak lini. Karena selain ada ruh religiusitas yang kuat, profesionalisme yang kuat, namun juga ada sinergitas di antara ekosistem, baik di dalam Pesantren maupun di luar pesantren,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa kalau ada perguruan tinggi, kemudian ada rumah sakit, maka berikutnya adalah persiapan fakultas kedokteran. Karena perguruan tingginya sudah ada, rumah sakitnya ada, mungkin nanti kalau ada tambahan spesialisnya juga luar biasa. Apalagi jika tim dari rumah sakit disini berkenan berkoordinasi dengan tim dari kesehatan Pemprov Jawa Timur.

“Kita berharap Rumah Sakit Yasyfin Darussalam Gontor bisa memberikan manfaat yang besar, meluaskan layanan kesehatan kita, dan meneteskan keberkahan kepada seluruh warga masyarakat dan semuanya,” pungkasnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan selamat datang dan terimakasihnya kepada Gubernur Khofifah. “Terimakasih kepada Bu gubernur atas rawuhnya, gubernur dalam waktu sesibuk apapun menyempatkan datang,” katanya.

Dikatakannya, ada sesuatu yang agak urgent yaitu alat fisioterapi yang akan bisa menambah tingkatan dan untuk mengembangkan. Dengan 6.000 lebih santri yang ada di daerah sini menjadi kekuatan Pondok Modern Gontor, serta para dokter dengan sukarela bekerja.

“Jadi kalo di hitung dokter-dokter di sini amalnya lebih tinggi daripada gajinya, kalau di luar tinggi tapi di sini bisa kita rem, karena kita mendidik anak-anak menuju kesempurnaan,” pungkasnya.(hd)

Baca Lainnya

Jalan Provinsi di Jepara Rusak Parah, Pemprov Siapkan 2 Miliar

3 February 2026 - 16:10

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

3 February 2026 - 13:11

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 February 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 February 2026 - 11:30

News Trending DAERAH