SIDOARJO, transnews.co.id – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai capaian pembangunan yang ditorehkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sepanjang 2025.
Salah satu capaian paling menonjol adalah revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo yang kini tampil lebih representatif, inklusif, dan fungsional sebagai pusat interaksi sosial dan ikon wajah baru kota.
Di sektor pendidikan, Pemkab Sidoarjo menyalurkan beasiswa pendidikan tinggi dan keagamaan kepada 2.010 penerima manfaat melalui lima kategori.


HUT ke-167 Sidoarjo Jadi Momentum Lompatan Pembangunan, Investasi Tembus Rp18,9 Triliun
Program ini akan diperluas pada 2026 dengan kuota 4.000 penerima, termasuk beasiswa yatim untuk jenjang SD hingga SMA.
Bidang infrastruktur mencatat kemajuan signifikan melalui betonisasi 13 ruas jalan sepanjang 12,67 kilometer serta rehabilitasi dua jembatan. Tahun 2026, perbaikan diperkuat melalui Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) di 18 kecamatan, didukung sarana penanganan cepat jalan rusak.
Upaya penanganan banjir terus dilakukan melalui normalisasi 10 sungai, optimalisasi drainase, dan pembangunan rumah pompa di titik rawan genangan.
Di sektor sosial, kolaborasi dengan Baznas berhasil merehabilitasi 450 unit rumah tidak layak huni, serta membangun kembali puluhan rumah pasca bencana.
Sementara di bidang kesehatan, pembangunan 1.004 jamban sehat mengantarkan Sidoarjo meraih Penghargaan STBM Kategori Madya Nasional.
Pemkab Sidoarjo juga mempertahankan Universal Health Coverage dengan tingkat keaktifan JKN 80,87 persen atau sekitar 1,7 juta jiwa.
Di sektor ekonomi, realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp18,89 triliun atau 155,84 persen dari target, tumbuh 10,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara pada pelayanan publik, Kabupaten Sidoarjo meraih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI dan masuk Top 7 pemerintah kabupaten terbaik secara nasional.
Dengan tema “Inklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh”, HUT ke-167 menjadi penegasan arah pembangunan daerah yang kolaboratif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.












