Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Idap Asma 20 Tahun, Warga Cilayu Garut, Gantung Diri

LOGOS TNbadge-check

Enjen ( korban gantung diri) saat ditangani Tim Dokter Puskesmas Caringin (Ist)

Di tiang Inilah Enjen Nekad gantung diri. (Ist)

Garut,Transnews- Enjen(59) warga Kampung Cilayu RT.05 RW 04,desa Samuderajaya kecamatan Caringin kabupaten Garut,Jawa Barat, diketahui tewas diduga bunuh diri,dengan cara gantung diri dirumahnya,Rabu sore (26/6/2019) kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun, dari saksi mata Engkom (66) yang juga Istri Enjen, mengatakan suaminya diketahui telah bunuh diri dengan seutas tali tumbang plastik ditiang rumah,sekira pukul 3.00.WIB.

” Suami saya baru diketahui gantung diri sekira pukul 3,sore. Kemudian,saya beritahu adik Enjen,Sahli untuk membantu menurunkannya dari tiang rumah,” Jelas Engkom.

Engkom menambahkan bahwa suaminya, Enjen ,sebelumnya juga sudah 2 (dua) kali mencoba bunuh diri dengan cara minum racun tikus. Suami saya stres akibat mengidap penyakit asma berat selama 20 tahun lamanya.

” Dia sudah dua kali mencoba bunuh diri dengan meminum racun Tikus,namun selalu tidak berhasil. Mungkin Karena stres,suami saya nekad gantung diri,” Ungkap Engkom.

Kepolisian Sektor Caringin, melalui Kanit IK Aiptu Asep Sutisna dan Kanit Reskrim Aipda Haryono serta dibantu dr.Fauzi dari puskesmas Caringin langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara.

” Begitu ada laporan, kami langsung datang ke TKP Untuk mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) utas tali tambang plastik,1(satu) buah cobek kayu,dari tempat kejadian.Kita juga langsung laporkan ke Pimpinan, ” Ujar Asep Sutisna.

Ditempat yang sama, Dr. Fauzi menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan,terdapat luka jeratan dileher bekas tambang dan mengeluarkan air mani dikemaluannya.

” Kesimpulan sementara bahwa korban meninggal akibat bunuh diri dengan cara gantung diri,” Ujar Dr. Fauzi.(Nas/Mal)

Baca Lainnya

Ramadan Berkah: YGP Berikan Bantuan Kaki Palsu ke-43 Untuk Warga Sawah Besar

7 Maret 2026 - 19:11

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

News Trending DAERAH