Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Kadisbudpar Jatim: Pembukaan Obyek Wisata Tunggu Rekom Gutus

LOGOS TNbadge-check

Surabaya, transnews.co.id-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Sinarto saat menjawab pertanyaan awak media sehubungan dengan masa new normal ditengah pandemi covid-19 yang belum reda,Rabu (24/6/2020) menegaskan, pembukaan Obyek Wisata di Jawa Timur menunggu keputusan rekomendasi satuan Gugus Tugas (Gugus Tugas) dari 38 Kabupaten/Kota.

Menurutnya,ada tiga jenis obyek wisata pada 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, obyek wisata alam, obyek wisata budaya dan ada obyek wisata buatan.

Untuk pembukaan tiga jenis obyek ini,kata Sinarto, pihak Disbudpar Jatim melakukan pendekatan kepada para pengelola obyek-obyek wisata tersebut. Sebelum membuka selalu melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan yang di dalamnya ada satuan gugus tugas penanganan covid-19.

“Kapan bisa dibuka, karena menyangkut berbagai aspek, keselamatan, keamanan terlebih lagi protokol kesehatan,”ujar Sinarto.

Sementara Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menurut Sinarto terus memonitor dunia pariwisata di Jatim di masa pandemi dan masa menuju new normal.

“Ibu Gubernur menekankan jika akan membuka obyek wisata benar-benar harus diperhatikan protokol kesehatan, tatanan baru yang harus di patuhi pengunjung obyek wisata dan pengawasan kesehatan,”ujarnya.

Sementara itu Ketua PHRI Jawa Timur, Dwi Cahyo kepada awak media menjelaskan di masa new normal, semua hotel dan restoran langsung buka, diawali dengan karyawan hotel yang mulai aktif.

“Hotel dan restoran tersebut membuat standar operasional prosedur sesuai protokol kesehatan, tamu menggunakan masker, cuci tangan, sampai jaga jarak, termasuk mengurangi tamu makan,”pungkasnya.(Ich/HMs)

Baca Lainnya

Sinergi di Bulan Ramadan: BPJS Ketenagakerjaan Depok Pererat Silaturahmi dengan Agen Perisai

11 Maret 2026 - 22:19

Ketua DPRD Jepara Pimpin Langsung Pembagian Takjil untuk Masyarakat

11 Maret 2026 - 21:59

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Pakar UPER: Saatnya Indonesia Mandiri Teknologi dan Energi

11 Maret 2026 - 16:39

Peringati HUT Ke-45, Dirut Tirta Kahuripan: Fokus Digitalisasi dan Efisiensi Atasi Kehilangan Air

11 Maret 2026 - 16:18

News Trending EKBIS