Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Kecelakaan Maut SMK Lingga Kencana di Subang, Pemkot Depok Keluarkan Surat Edaran Terkait Study Tour

LOGOS TNbadge-check


					Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Siti Chaerijah Aurijah, Selasa (14/5/2024). foto: dok. depokupdate.id Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Siti Chaerijah Aurijah, Selasa (14/5/2024). foto: dok. depokupdate.id

DEPOK, transnews.co.id – Musibah kecelakaan maut yang menimpa Siswa-siswi SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu malam (11/5/2024) menjadi bahan evaluasi Pemerintah kota Depok.

“Kejadian itu sebagai bahan evaluasi kedepan. Pihak kami akan lebih memantau terutama sekolah-sekolah yang akan mengadakan kegiatan ke luar kota Depok.” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Siti Chaerijah Aurijah kepada depokupdate.id di ruang kerjanya, Selasa (14/05/2024).

Selain itu, dirinya menjelaskan Pemerintah Kota Depok juga telah mengeluarkan aturan melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota terkait kegiatan study tour pada Satuan Pendidikan sebagai tindak lanjut SE Gubernur Jawa Barat Nomor 64/PK 01/Kesra tentang study tour pada satuan pendidikan.

“Aturan tersebut tertuang dalam SE Nomor 420/278-Huk Tentang Kegiatan Study Tour Pada Satuan Pendidikan yang  ditandatangani Wali Kota Depok Mohammad Idris, per tanggal 13 Mei 2024,” terang Siti.

Dirinya merinci, aturan yang dituangkan dalam SE Wali Kota itu diantaranya, pihak satuan pendidikan negeri atau swasta yang akan menyelenggarakan study tour, agar berkoordinasi dengan memberikan surat pemberitahuan kepada Dinas Pendidikan dan Kepolisian paling lambat 1 bulan sebelum kegiatan dilaksanakan dengan dilengkapi beberapa persyaratan.

“Seperti, surat izin dari Kepala satuan pendidikan negeri atau swasta yang bersangkutan, daftar lengkap nama-nama peserta dan panitia yang akan mengikuti kegiatan, jadwal keberangkatan dan kepulangan, surat keterangan kendaraan layak pakai dan layak jalan dari Dinas Perhubungan,” rinci Siti.

Dalam SE tentang kegiatan study tour pada satuan pendidikan itu mensyaratkan adanya jaminan asuransi untuk peserta study tour.

“ditambah, surat pernyataan kompensasi dari pihak penyelenggara layanan study tour apabila terjadi kendala teknis,” ujar Siti.

“Aturan ini ya harus dilaksanakan oleh satuan pendidikan baik negeri maupun swasta,” tandasnya.

Baca Lainnya

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

Takjil On The Road: Srikandi UIT JBB Berbagi Berkah di Ramadan 1447 H

6 Maret 2026 - 21:33

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 Dikebut, 287 Pekerja Diterjunkan

4 Maret 2026 - 22:42

Kominfo Jatim Gandeng Universitas Dinamika Surabaya, Genjot Talenta Digital dan Keamanan Informasi

3 Maret 2026 - 19:14

News Trending DAERAH