Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Kendaraan Bermotor Penyumbang Polusi Udara Tetinggi Di Jabar

LOGOS TNbadge-check

BANDUNG,Transnews – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Bambang Rianto,usai memperingati Hari Lingkungan Hidup Se Dunia di Bandung,Kamis (25/7/19) mengatakan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Jawa Barat selalu berada diurutan lima terbawah.

” Situasi tersebut menjadi penanda bahwa semua pihak mesti turun tangan memperbaiki IKLH,” Ucap Bambang.

Menurutnya, jika semua pihak memiliki kesadaran dan tujuan yang sama, maka semua aktivitas yang dilakukan harus ramah lingkungan, mulai dari aktivitas rumah tangga, sampai industri.

” Tentunya, ini tidak mungkin dilakukan oleh semata-mata pemerintah. Karena untuk lingkungan hidup ini cukup dengan satu saja, kesadaran berbagai pihak,” ujar Bambang.

Bambang menyatakan, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat telah melakukan berbagai upaya pelestarian lingkungan, baik berupa infrastruktur, struktur, maupun kultur. Dia pun mencontohkan program Citarum Harum.

Menurut Bambang, Pemdaprov Jawa Barat bersama dengan Pemerintah Pusat melakukan sosialisi, penyadaran akan pelestarian lingkungan dan kontrol. Tak hanya itu, Pemdaprov Jawa Barat pun melakukan pembenahan infrastruktur dan struktur lingkungan sungai sekaligus mengimplementasikan budaya cinta lingkungan.

” Sekarang juga kita sedang melakukan proper kepada 200 industri tahun ini. Dari situ kan akan kelihatan yang ketegorinya memenuhi (ramah lingkungan) atau tidak,” katanya.

Terkait kualitas udara di Jawa Barat, secara umum, masih tergolong baik yaitu 72,18. Adapun penyumbang polusi udara terbesar di Jawa Barat adalah kendaraan bermotor,” Pungkasnya. (Chryst/Nas)

Baca Lainnya

Bupati Subandi Optimalkan Layanan Digitalisasi: Target PAD Rp 642 Miliar, UMKM dan Perbaikan Jalan Dikebut

30 Maret 2026 - 18:35

Kepengurusan DPD LBH CCI Sidoarjo Resmi Dibekukan 

30 Maret 2026 - 18:33

Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

30 Maret 2026 - 10:02

Khofifah Turun Langsung Tinjau Banjir di Pasuruan, Bawa Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

30 Maret 2026 - 07:47

News Trending DAERAH