Komunitas Coffee Painter Gelar Pameran Di Museum Basuki Abdullah

TN.JAKARTA l — Sebanyak 32 pelukis dari komunitas Coffee Painter Indonesia memajang 40 lukisan dengan media kopi di Museum Basoeki Abdullah 5– 12 November 2019.

Komunitas Pelukis Kopi Indonesia (Coffee Painter Indonesia), sebuah komunitas yang mewadahi para penggemar kopi diantaranya termasuk para pelukis kopi.

Sebanyak 40 lukisan dengan menggunakan media kopi di atas kanvas, menghiadi ruang pamer di Museum Bassoeki Abdullah yang terletak di Jalan Keuangan Raya No. 19, Jakarta Selatan. Pameran dengan tajuk “Coffee in Hero” akan dibuka secara resmi oleh Kombes Pol Drs.Goenawan – Kabag Proddok Biro PID Divhumas Polri.

Pameran ini terselenggara berkat kerjasama antara Coffee Painter Indonesia dan Museum Basoeki Abdullah yang senantiasa selalu memberikan dukungan kepada beragam aktivitas komunitas.

“Pameran ini merupakan pameran ketiga yang dilakukan oleh komunitas perupa dengan media kopi yang tergabung dalam Komunitas Coffee Painter Indonesia dan team management yang terdiri dari May Soebiakto, Dhar Cedhar, M. Hady Santoso serta DanArt,” ungkap Jan Praba, salah satu penggagas Komunitas Coffee Painter Indonesia.

Lebih jauh Jan Praba mengatakan, bahwa pameran ini merupakan bentuk ekspresi kebanggaan dari para pelukis terhadap para pahlawan Indonesia berupa semangat juang yang tinggi menghapuskan penjajahan di Tanah Air.

“Semangat juang tersebut menjadi inspirasi bagi para pelukis untuk menghasilkan karya heroiknya perjuangan para pahlawan dengan media kopi di atas kanvas,” kata Jan lagi.

Kebanggaan ini, lanjut Jan, akan disajikan dalam bentuk karya seni rupa dua dimensi, berupa lukisan dengan cita rasa yang berbeda dalam menghargai jasa-jasa para pahlawan nasional.

“Kami harapkan para pengunjung pameran dapat menikmati kopi di atas kanvas dengan balutan semangat juang tinggi para pahlawan,” tegas Jan Praba.

Sementara itu, Maeva Salmah kepala Museum Baasoeki Abdullah menyatakan bahwa sosok Basoeki Abdulah juga banyak melukis para pahlawan Indonesia menjadi inspirasi dan referensi bagi dunia pendidikan dan seniman Indonesia dalam berkarya. Museum Basoeki Abdullah senantiasa memberikan dukungan kepada setiap aktivitas atau kegiatan berkesenian termasuk kegiatan melukis dengan media kopi. Sejak tahun 2018 dengan adanya Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Nomor 5 tahun 2017, Museum Basoeki Abdullah lebih intensif dalam menjalin kerjasama dengan masyarakat/seniman/ komunitas dan satuan pendidikan baik pelajar/mahasiswa/guru/dosen untuk menggelar pameran karya seni.

Kehadiran negara ingin dirasakan oleh segenap lapisan masyarakatnya. Seperti saat ini Museum Basoeki Abdullah sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan pameran dari Komunitas Coffee Painter Indonesia dan semoga pameran ini bisa menjadi catatan sendiri atas perkembangan seni rupa Indonesia.
Melukis wajah pahlawan dengan kisah heroiknya menggunakan media kopi di atas kanvas merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan rasa berbangsa dalam menghargai jasa para pahlawannya sesuai dengan semboyan Bung Karno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”.

“Ini adalah sesuatu yang unik dan perlu kita dukung bersama. Kopi adalah salah satu komoditas penting negara ini dan ini adalah salah satu bentuk apresiasi dari seniman dengan menggunakan kopi sebagai media ekspresinya.
Selamat menikmati kopi di atas kanvas dengan semangat menghargai jasa pahlawan,” pungkas Maeva.*** (pege)

 

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/ atau berita tersebut di atas, Silahkan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagai-mana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com