Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Koperasi Dan UMKM Harus Mampu Bersaing Di Era Revolusi Industri

LOGOS TNbadge-check

KOTA BANDUNG Transnewe– Tantangan Koperasi dan UMKM saat ini tidak hanya soal bagaimana memanfaatkan teknologi informasi yang terus berkembang, tetapi juga mengubah pola pikir dan sistem tata kelola usaha. Maka itu, kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus ditingkatkan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhsnul Ulum saat membuka acara Kooperative Fair 2019 di Plaza Metro Indah Mall Kota Bandung,Jum’at (23/8/19).

Uu meminta supaya pengurus Koperasi dan UMKM menggandeng generasi muda dalam menjalankan usahanya. Hal itu diperlukan supaya koperasi dan UMKM dapat mengintegrasikan usahanya dengan perkembangan zaman yang begitu dinamis.

“Reformasi tersebut pada dasarnya mendorong Koperasi dan UMKM untuk beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa berjalan dinamis,” katanya.

Guna menjawab tantangan zaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lain, kata Uu, koperasi dan UMKM harus kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya. Salah satunya dengan menata organisasi dan merancang strategi bisnis yang efektif serta efisien.

“Mari kita kobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama untuk memajukan kesejahteraan Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Prov. Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, Cooperative Fair 2019 merupakan pameran produk koperasi dan UMKM dari 27 kabupaten/kota se-Jabar serta pelaku usaha dari provinsi lain.

Cooperative Fair,kata Kusuma, merupakan ajang pameran, promosi dan pemasaran produk kreatif unggulan Indonesia sekaligus menciptakan jaringan pemasaran yang seluas-luasnya.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-72 sekaligus ulang tahun Provinsi Jawa Barat ke-74 yang jatuh pada tanggal 19 Agustus,” katanya.

Selain itu, Kusmana meminta koperasi dan UMKM se-Jabar memanfaatkan perkembangan teknologi sekaligus mengajak generasi muda untuk ikut terlibat dalam menjalankan usahanya.

“Kami juga mendorong koperasi mampu bersaing dengan adanya pelatihan e-commerce bagi koperasi dalam mendorong koperasi siap dan memanfaatkan teknologi informasi dalam mendukung usaha,” ujar Kusuma. (Chryst)

Baca Lainnya

Bupati Jepara Lantik 57 Pejabat Struktural dan Fungsional, Tekankan Pelayanan Publik Lebih Optimal

13 Maret 2026 - 07:41

Tanpan IMB, DPRD Depok Desak Perumahan Diamond Field Disegel

12 Maret 2026 - 21:02

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Buka Bazar Raya Ramadan 2026, Sekda Depok Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

12 Maret 2026 - 20:11

News Trending DEPOK