Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Lapangan Sepak Bola, Sakti Lodaya Cisayong Tasmala Beromzet 30 Juta Per Bulan

LOGOS TNbadge-check

TASIKMALAYA,Transnews- Lapangan Sepak Bola Sakti Lodaya yang berlokasi di desa Cisayong, kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, memiliki omzet pendapatan per bulan 30 juta rupiah.

Karena beromzet yang cukup pantastis,dan memiliki potensi besar menjadi desa wisata unggulan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjunginya dalam program desa wisata,Jumat (12/07/19) lalu.

Lapangan sepak bola Sakti Lodaya memiliki luas 93 meter kali 53 meter. Selain sudah bertaraf Internasional, lapangan tersebut secara otomatis bisa menyiram lapangan sendiri, sehingga mampu mendongkrak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Apalagi pembangunan lapangan itu, murni hasil swadaya masyarakat.

Sayangnya wisatawan mengeluhkan tidak adanya penginapan atau homestay yang disewakan. Padahal Lapangan Sakti Lodaya sering dijadikan lokasi turnamen yang pesertanya dari berbagai daerah.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil akan mengonsepkan Desa Cisayong menjadi desa wisata homestay. Tidak tanggung tanggunh, Untuk mewujudkannya Gubernur Jabar, akan memberikan bantuan sebesar Rp.630 juta,untuk pengembangannya.

Menurut Gubernur, Desa Cisayong bisa dijadikan contoh bagi desa lain karena hanya dengan lapangan saja bisa menghasilkan kunjungan wisata.

“Jadi itu contoh dari lapangan saja yang sederhana menghasilkan kunjungan lalu ada transaksi dan kita akan wadahi menjadi desa wisata,” ujar Emil.

Gubernur menyatakan bahwa desa Cisayong telah naik kelas dari desa dengan kategori berkembang menjadi desa maju.

” Desa Cisayog sekarang naik kelas dari desa berkembang menjadi desa maju dan suatu hari masuk ke kategori tertinggi yaitu desa mandiri,” Pungkasnya.(Wawan Herdiawan/HL)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

News Trending DEPOK