Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Modus Pecah Ban: Uang 100 Juta Milik Pimpinan Ponpes Di Pandeglang Raib Dicuri

LOGOS TNbadge-check

Surat LP Polisi bukti kehilangan. (AE)

Pandeglang,transnews- Pelaku kejahatan terbukti tak memandang siapapun korbannya. Kemarin, Selasa sore (01/10/19) Pelaku kejahatan dengan modus pecah ban kembali beraksi dan berhasil membawa lari uang 100 juta dari korbannya.

Abuya KH Amin Murodi Bustomi, Pemimpin Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kp. Cisantri, RT 02/05 Ds. Curug Barang, Kec. Cipeucang, Kab. Pandeglang, tak menyangka akan menjadi korban pelaku modus pecah ban.

Awalnya Abuya ditemani supir berserta istri dan kedua anaknya mengambil uang sebesar 100 juta di Bank BNI dekat Kodim 0601 Pandeglang. Dengan menggunakan mobil SUV Nopol B 1192 VOC

Setelah mengambil uang, rombongan pun kembali ke Ponpes (Pondok Pesantren). Di tengah jalan rombongan sempat berhenti membeli makan di burger Labaik dan melanjutkan perjalanan menuju apotik Central Farma di jalan Raya Labuan, Karaton, Kec. Majasari, Kab Pandeglang untuk membeli obat.

Saat itulah seorang karyawan toko Carvil menunjukan bahwa ban belakang mobil bermasalah. Hingga diputuskan untuk mengganti ban di tempat.

Pada saat mengganti ban itulah kejadian perampokan terjadi. Uang 100 juta yang disimpan di laci dashboard dan terbungkus plastik hitam, berpindah tangan dalam hitungan detik.

Tajudin, supir korban sempat melakukan pencegahan dengan melempar kunci roda. Namun pelaku berjumlah 2 orang berhasil melarikan diri.

“Saya sempat melempar kunci roda dan mengenai punggung salah satu tersangka. Namun mereka tetap bisa melarikan diri,” tutur Tajudin.

Dalam rekaman cctv Apotik terekam jelas aksi kejahatan tersebut. Menariknya dalam rekaman, tampak 2 orang mencurigakan berada di area parkir Apotik sebelum kejadian perampokan terjadi.

Dari cctv, terlihat 1 orang terduga pembantu kejahatan mengawasi aktivitas Abuya berserta supir yang sedang mengganti ban sambil menelpon.

Sementara istri dan kedua anak korban berada di dalam Apotik. Selang tak berapa lama, datang 1 orang membawa motor dan mendekati terduga pertama dan ikut mengawasi sambil menelepon.

Tak lama dari arah depan mobil, datang tersangka pelaku memakai kaos putih menghampiri pintu supir. Diikuti 1 pelaku bermotor yang datang dari arah belakang mobil.

Dalam hitungan detik, pelaku kabur dan membawa serta uang 100 juta tanpa bisa dicegah. Tak lama dengan tanpa menimbulkan kecurigaan korban, kedua terduga pembantu kejahatan kabur dari parkiran apotik.

Atas kejadian yang menimpanya, Abuya telah melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Pandeglang.(AE)

Baca Lainnya

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

Konsisten Menebar Kebaikan, YGP Salurkan Kaki Palsu Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:30

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

News Trending DAERAH