Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Muzz Luncurkan Kampanye Kemerdekaan

LOGOS TNbadge-check


					Muzz Luncurkan Kampanye Kemerdekaan Perbesar

JAKARTA, transnews.co.id – Aplikasi pernikahan Muslim terbesar di dunia, Muzz berdasarkan temuan dari riset internal dan berbagai acara yang pernah dilaksanakan, tim Muzz di Indonesia dan Malaysia memiliki ide untuk membantu mengubah persepsi ini ke arah yang lebih positif.

Oleh karena itu, mereka meluncurkan kampanye bertajuk #MerdekaDari

#MerdekaDari bertujuan untuk menyorot Muslim lajang yang “tidak konvensional” di Indonesia dan Malaysia, yang sedang berjuang untuk menemukan cintanya.

Tujuan dari kampanye ini adalah untuk membangun kesadaran akan isu-isu sosial yang biasanya diabaikan dan dianggap tabu.

Muzz percaya adanya seorang pasangan untuk setiap insan, sebagaimana tertulis dalam Al-Quran Surah An-Naba 78:8: “Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan”.

Muzz mewawancarai 6 orang lajang asal Indonesia dan Malaysia, di mana kisah mereka digambarkan melalui video dokumenter yang orisinil serta emosional.

Video ini dirilis pada 17 Agustus 2024, bertepatan dengan HUT ke-79 Indonesia, serta menjadi sebuah pesan penting yang ingin Muzz sampaikan kepada seluruh Muslim lajang, baik di Asia Tenggara maupun di dunia.

Enam individu yang ditampilkan dalam film dokumenter ini adalah:

1. Qila (Malaysia)
Seorang ibu tunggal berusia 36 tahun dari Kota Belud, Sabah yang baru saja bercerai dan mengalami ketakutan akan penghakiman masyarakat.

2. Reza (Malaysia)
Seorang ayah tunggal berusia 37 tahun dengan 2 putrinya yang berjuang melawan trauma akibat kegagalan hubungan di masa lalu.

3. Suri (Malaysia)
Menikah dan bercerai di usia yang masih sangat belia, dan ingin bisa membangkitkan rasa kepercayaannya kembali.

4. Kristina (Indonesia)
Seorang mualaf dari keluarga campur agama yang berjuang untuk menemukan seseorang yang mau menerima dirinya apa adanya, terlebih seseorang yang memiliki keyakinan sama dengannya.

5. Rida (Indonesia)
Seorang ibu tunggal berusia 40 tahun yang ingin bebas mengambil keputusan sendiri – untuk dirinya dan putranya.

6. Wibi (Indonesia)
Seorang lajang berusia 36 tahun yang masih berjuang menemukan wanita idaman yang dapat menerimanya sebagai pencari nafkah tunggal bagi orang tuanya yang telah bercerai.

Kampanye #MerdekaDari berlangsung selama 1 bulan hingga 16 September 2024, yang juga diperingati sebagai Hari Malaysia.

Tonton video lengkap #MerdekaDari kami di sini: https://youtu.be/VsKY_jAeV5I

Muzz adalah aplikasi pernikahan Muslim terbesar di dunia, dan telah memiliki lebih dari 10 juta anggota serta lebih dari 500.000 pernikahan yang berhasil.

Muzz membuat perubahan nyata pada demografi Muslim berskala global yang sangat besar.

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

PLN UIT JBB Sabet Platinum di Nusantara CSR Awards 2026, Program Kampung Asri 27 Jadi Role Model Nasional

9 April 2026 - 14:30

Dicurangi di Malaysia, Sarah Avilia Janjikan Prestasi di Jakarta

9 April 2026 - 14:17

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

8 April 2026 - 13:44

News Trending EKBIS