Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Nyaris Mangkrak, Proyek Ratusan Juta di Desa Jayakerta Karawang Belum Selesai Dikerjakan

LOGOS TNbadge-check


					Dilokasi Pekerjaan saat ini pertanggal 26/12-2021 pekerjaan program PISEW TA 2021 Belum Selesai Dikerjakan. Perbesar

Dilokasi Pekerjaan saat ini pertanggal 26/12-2021 pekerjaan program PISEW TA 2021 Belum Selesai Dikerjakan.

Karawang, Transnews.co.id – Proyek jenis paket pekerjaan TPT ( Tanggul Penahan Tanah) dari Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Dan Ekonomi Wilayah (PISEW), Volume 576 meter x 2 yang didanai lewat APBN sebesar Rp.600.000 000 Tahun Anggaran 2021 berlokasi diwilayah Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat nyaris Mangkrak.

Ironisnya pekerjaan yang sama kerjasama dua Desa dalam satu lokasi yang dikerjakan secara swakelola untuk Desa Kertajaya sudah lama selesai dikerjakan, sehingga kinerja pihak terkait BKAD dan PPK serta para pihak yang memiliki otoritas patut dipertanyakan.

Menurut masyarakat setempat dilokasi pekerjaan cukup lama tidak ada aktivitas,akan tetapi setelah adanya kicauan,gerang gerung masyarakat setempat kepara pihak pemerintah pekerjaan dilaksanakan kembali.

Secara faktual saat awak media ini mendatangi kelokasi pekerjaan ada yang dikerjakan serta ada lokasinya panjang masih berupa Galengan Sawah, begitupun ditemui hanya ada 2 orang pekerja diantaranya Komeng dan mengaku baru kerja 3 hari sejak Kamis (23/12/2021).

Terhentinya aktivitas dilokasi pekerjaan dari kedua pihak yang berhasil dikonfirmasi keterangan berbeda menurut Mimin pihak Pemdes mandornya istirahat dan karena faktor cuaca seringkali turun hujan. “Pekerjaan yang belum diselesaikan sepanjang 50 meter, yang sudah dikerjakan belum diplester,” kata Mimin.

Akan tetapi keterangan Ketua BPD Desa Jayakerta H.Nurdin via celluler pekerja sudah dibayar terlebih dahulu,tidak sportif seringkali tidak datang kelokasi pekerjaan.Kata BPD Begitu yang mengaku posisinya dalam projek sebagai monitor.

“Pekerjaan program Pengembangan Infrastruktur Sosial Dan Ekonomi Wilayah (PISEW) Desa Jayakerta yang senantiasa di monitor oleh masyarakat setempat hingga pertanggal 26/12-2021 volume pekerjaan masih panjang belum selesai dikerjakan,” kata warga.

Masyarakat menduga selain batas waktu pelaksanaan pekerjaan dimaksud berpotensi adanya tindakan pidana korupsi, tinggi dan lebar bangunan TPT berpotensi tidak sesuai dengan RAB,yang jelas batas waktu pelaksanaan Pekerjaan diduga melebihi ambang waktu yang ditentukan hingga pertanggal 26/12/2021 belum selesai dikerjakan.

Pekerjaan yang kata (MM) sudah dikerjakan sebenarnya belum diplester, begitupun sisa volumenya yang belum dikerjakan masih panjang, Terkait ketinggian bangunan dan lebar TPT serta pemakaian semen memakai semen Jakarta, diduga berpotensi tidak sesuai dengan RAB patut dicurigai dan dilakukan pengecekan secara cermat, Pinta warga berinisial (AN) . (Yusup)

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juli 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH