Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pagelaran Wayang Kulit Warnai Harjasda ke-167, Bupati Subandi Tekankan Kepemimpinan Berhati Rakyat

Avatar photobadge-check


					Pagelaran Wayang Kulit Warnai Harjasda ke-167, Bupati Subandi Tekankan Kepemimpinan Berhati Rakyat Perbesar

Pagelaran Wayang Kulit Warnai Harjasda ke-167, Bupati Subandi Tekankan Kepemimpinan Berhati Rakyat

SIDOARJO, transnews.co.id – Pendopo Delta Wibawa berubah menjadi panggung budaya yang sarat makna dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167, Sabtu (7/2/2026) malam.

Ribuan warga memadati area pendopo untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dibawakan dalang kondang asal Gresik, Ki Didik Sasmita Aji.

Lakon “Semar Mbangun Kayangan” dipilih sebagai sajian utama. Pagelaran dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong dan penyerahan tokoh wayang Semar oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, kepada sang dalang.

Bupati Subandi menegaskan bahwa pemilihan lakon tersebut mengandung pesan mendalam tentang nilai kepemimpinan.

Menurutnya, cerita Semar mengajarkan bahwa esensi kekuasaan bukan terletak pada jabatan, melainkan pada kemuliaan hati dan pengabdian kepada rakyat.

“Lakon ini mengajarkan bahwa kekuasaan tertinggi bukanlah pada takhta, melainkan pada kemuliaan hati seorang pemimpin demi kesejahteraan rakyatnya,” ujar Subandi dalam sambutannya.

Ia menambahkan, figur Semar yang merepresentasikan wong cilik menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

Pembangunan sejati, kata Subandi, tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan mental, moral, dan penegakan nilai kebenaran dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain sebagai sarana refleksi kepemimpinan, pagelaran wayang kulit ini juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam melestarikan warisan budaya nasional.

Subandi berharap generasi muda Sidoarjo semakin mencintai budaya bangsa dan menjadikannya sumber inspirasi dalam bersikap bijak menghadapi tantangan zaman.

“Kami berharap generasi muda mampu menyerap nilai-nilai kesabaran, kebijaksanaan, dan spiritualitas yang terkandung dalam seni wayang,” imbuhnya.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran komedian Cak Percil CS serta penampilan Sanggar Kreasi Dancer yang sukses menghibur penonton di sela-sela pertunjukan.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dr. Fenny Apridawati, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H. Warih Andono, serta jajaran kepala OPD se-Kabupaten Sidoarjo.

Pagelaran wayang kulit ini menjadi salah satu rangkaian puncak Harjasda ke-167 yang sukses memadukan hiburan rakyat dengan pesan edukasi moral, sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Sidoarjo sebagai Kota Delta yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Lainnya

Polres Jember Amankan 18 Tersangka Narkoba Sepanjang Bulan Maret 2026

2 April 2026 - 17:52

Proyek Rehabilitasi Madrasah PHTC Jatim 9 Capai Progres Positif, On Track di Minggu ke-16

2 April 2026 - 13:08

Gelar Rakor Pengurus, SWI Jateng Matangkan Persiapan HKPS dan Munas 2026

2 April 2026 - 07:41

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Proyek APBS Tanjung Perak, Rugikan Negara Rp 83 Miliar

2 April 2026 - 07:36

News Trending DAERAH