Menu ✖

Otomatis

EKBIS

Pasar Murah ke-119 di Lumbang Diserbu Warga, Transaksi Tembus Rp114,7 Juta

Avatar photobadge-check

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Perbesar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

PASURUAN, transnews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali turun langsung menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat. Melalui gelaran Pasar Murah ke-119 di Lapangan Lumbang (Koramil), Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (6/9/2026), sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar dan langsung diserbu warga.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika harga pangan.

“Pasar murah ini adalah komitmen Pemprov Jatim untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan pasokan pangan aman, harga terkendali, sekaligus menekan angka inflasi daerah,” tegas Khofifah.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari nilai transaksi yang mencapai Rp114.760.000. Dari jumlah tersebut, sektor bahan pokok mendominasi dengan transaksi Rp110.550.000, sedangkan produk UMKM lokal menyumbang Rp4.210.000.

Sejumlah komoditas bahkan hampir seluruhnya ludes dibeli warga. Beras SPHP menjadi komoditas yang paling banyak terserap, dengan 1.600 sak ukuran 5 kilogram terjual seharga Rp55.000 per sak, menghasilkan transaksi Rp88 juta.

Selain itu, sebanyak 100 sak beras premium terjual dengan nilai Rp7 juta. Gula pasir sebanyak 200 kilogram menghasilkan transaksi Rp2,8 juta, sedangkan minyak goreng sebanyak 240 liter terjual senilai Rp3,12 juta.

Komoditas lainnya yang disediakan meliputi telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, cabai rawit merah, hingga cabai merah besar.

Untuk daging ayam ras, dari total 120 kilogram pasokan yang disiapkan, sebanyak 115 kilogram berhasil dibeli masyarakat dengan nilai transaksi Rp3,68 juta atau Rp32.000 per kilogram.

Besarnya serapan komoditas tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau masih sangat tinggi. Pasar murah pun tidak hanya menjadi instrumen pengendalian harga, tetapi sekaligus menjadi ruang perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.

Khofifah memastikan program tersebut tidak berhenti di Lumbang. Pemprov Jatim akan terus menggelar pasar murah secara berkala di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan pasokan, mengendalikan harga, serta melindungi daya beli masyarakat.

“Pasar Murah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menggerakkan ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan serta sosial ekonomi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Suplai PDAM Menurun, PMI Blitar Glontorkan 12 Ribu Liter Air ke Puskesmas Wonotirto 

6 Okt 2026 - 18:11 WIB

Suplai PDAM Menurun, PMI Blitar Glontorkan 12 Ribu Liter Air ke Puskesmas Wonotirto 

Proyek Jembatan Candinegoro Molor 9,94 Persen, Bupati Subandi Paksa Kontraktor Kerja 24 Jam

6 Okt 2026 - 18:09 WIB

Proyek Jembatan Candinegoro Molor 9,94 Persen, Bupati Subandi Paksa Kontraktor Kerja 24 Jam

Pancasila Sakti jadi momentum PLN Tanamkan Kesadaran Keselamatan Listrik Sejak Dini kepada Siswa SMKN 1 Kramatwatu

6 Okt 2026 - 16:37 WIB

Pancasila Sakti jadi momentum PLN Tanamkan Kesadaran Keselamatan Listrik Sejak Dini kepada Siswa SMKN 1 Kramatwatu

Sekda Kota Depok Puji Capaian Roidah A’isyi Shofwah di Adujaknas 2026

5 Okt 2026 - 14:48 WIB

Sekda Kota Depok Puji Capaian Roidah A’isyi Shofwah di Adujaknas 2026

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi bersama BPBD Kabupaten Tangerang

5 Okt 2026 - 13:14 WIB

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi bersama BPBD Kabupaten Tangerang

Bupati Subandi Minta Pelebaran Jalan Simpang Polsek Jabon Segera Dikerjakan

4 Okt 2026 - 17:23 WIB

Bupati Subandi Minta Pelebaran Jalan Simpang Polsek Jabon Segera Dikerjakan
Trending di DAERAH