JEMBER, transnews.co.id – Menanggapi maraknya kabar mengenai antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Polres Jember bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lapangan pada Minggu (18/10/2026). Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas di lokasi berjalan normal dan stok BBM dipastikan aman.
Berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 18.00 WIB di tiga titik SPBU yang sebelumnya dikabarkan mengalami antrean panjang, situasi dilaporkan terkendali tanpa kendala yang mengganggu. Meski sempat terjadi kenaikan aktivitas pembelian oleh masyarakat, ketersediaan pasokan BBM di seluruh tangki penyimpanan dipastikan mencukupi.
Rincian Ketersediaan BBM di Tiga Lokasi SPBU:
SPBU Pertamina A. Yani (54.681.25 Jember)
Pertalite: 19.967 liter
Pertamax: 11.000 liter
Pertamina Turbo: 10.948 liter
Pertamina Dex: 11.532 liter
SPBU Pertamina Kenanga (51.681.23 Jember)
Pertalite: 23.175 liter
Pertamax: 7.275 liter
Bio Solar: 11.828 liter
Pertamina Dex: 22.682 liter
SPBU Pertamina Gajahmada (54.681.04 Jember)
Pertalite: 4.000 liter
Pertamax: 11.000 liter
Bio Solar: 1.000 liter
Pertamina Turbo: 7.000 liter
Pertamina Dex: 900 liter

Kondisi antrean di SPBU A. Yani maupun SPBU Gajahmada dipastikan berada dalam batas wajar dan aman terkendali.
Mewakili Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., Kasi Humas IPDA Firmansyah menegaskan bahwa pihak kepolisian terus melakukan monitoring secara berkala demi menjamin kondusivitas wilayah serta mencegah terjadinya panic buying akibat simpang siur isu di tengah masyarakat.
“Sejumlah langkah dilakukan Polres Jember, mulai dari patroli dan pelayanan di SPBU, koordinasi dengan pengelola untuk memastikan ketersediaan stok serta kelancaran pasokan dari depo, hingga penjagaan guna mengantisipasi penyalahgunaan penyaluran BBM, termasuk penimbunan”, jelasnya
Selain menyiagakan personel di lapangan, Polres Jember turut mempublikasikan pembaruan situasi terkini melalui akun media sosial resmi guna menyajikan fakta yang akurat kepada publik.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, bertransaksi BBM secara bijak sesuai kebutuhan, dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal keamanan serta kelancaran pendistribusian BBM bagi seluruh warga Jember.











Komentar ditutup.