Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemdes Sukamulya Talegong Garut Gelar Sosialisasi Validasi Calon Penerima PKH

LOGOS TNbadge-check

Garut, TransNews.co.id-Pendamping Sosial program PKH Desa Sukamulya Talegong Garut Jawa Barat, melakukan kegiatan Sosialisasi Validasi penerima manfaat Program Keluarga Harapan. 

Kegiatan validasi berlangsung di Gor Desa Sukamulya, Senin (27/7/202.) dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukamulya,Kasi Kesra Kecamatan Talegong, pendamping PKH serta undangan lainnya.

Pendamping Program PKH Desa Sukamulya, Yogi Gunara dalam paparannya  menyampaikan bahwa undangan calon peserta PKH Desa sukamulya masih tahap pertemuan awal validasi berkas calon peserta penerima PKH.

“Saat ini pertemuan awal untuk sosialisasi tahap verifikasi dan validasi berkas serta untuk di seleksi. Yang mendapatkan undangan validasi calon peserta PKH, belum tentu juga mendapatkan bantuan PKH,”terang Yogi. 

Yogi menambahkan, besaran komponen yang akan di berikan kepada calon peserta penerima PKH, akan di sesuaikan dengan besaran komponen yang ada.

“Untuk SD Rp75 ribu per bulan, SMP Rp125 ribu per bulan dan SMA Rp165 ribu bulan. Lalu Komponen kesehatan Rp250ribu per bulan dan komponen kesejahteraan sosial Rp200ribu/ per bulan,” jelas Yogi. 

Sementara bagi desa yg lainnya, kata Yogi lagi, tetap akan dilaksanakan validasi secara Home Visit atau dari rumah ke rumah yang didatangi langsung oleh pendamping sosial PKH yang mewakili desa tersebut,”pungkas Yogi. 

Kepala Desa Sukamulya Sahman menjelaskan, bagi warganya yang menjadi calon peserta PKH dari Kementerian Sosial/Pemerintah, melalui Dirjen limjamsos, untuk saat ini masih pertemuan awal dan tahap validasi calon peserta penerima PKH.

“Kita hanya sebagai penerima manfaat, baik itu ibu hamil,balita maupun lanjut usia. Saya berharap bantuan tersebut harus bisa dimanfaatkan se-efesien mungkin,” tutupnya.(Yan Fajari).

Baca Lainnya

Dirut Asasta: Penggunaan Air Perpipaan Adalah Langkah Nyata Menjaga Kelestarian Sumber Daya Air

12 Februari 2026 - 21:20

Bakesbangpol Jepara Monitoring Sekretariat SWI, Dorong Kiprah Organisasi Terus Ditingkatkan

12 Februari 2026 - 19:54

Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat, Naikkan Bantuan Jadi Rp10 Juta per Unit di Tahun 2026

11 Februari 2026 - 21:31

IWAPI Sidoarjo Didorong Jadi Motor Transformasi Digital, Sekda Fenny: Perempuan Pengusaha Kunci Indonesia Emas 2045

11 Februari 2026 - 21:29

News Trending DAERAH