Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Sidoarjo Launching 346 Koperasi Merah Putih

LOGOS TNbadge-check


					Pemkab Sidoarjo Launching 346 Koperasi Merah Putih Perbesar

Pemkab Sidoarjo Launching 346 Koperasi Merah Putih

SIDOARJO, transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara resmi melaunching 346 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Pembentukan koperasi tersebut, ditandai dengan penyerahan akta pendirian dan Surat Keputusan (SK) pengesahan Koperasi Merah Putih secara simbolis yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (8/7/2025).

Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi atas terbentuknya koperasi merah putih di Sidoarjo.

Diketahui program ini merupakan program strategis Presiden RI untuk penguatan ekonomi kerakyatan.

Bupati Subandi menegaskan, koperasi ini tidak boleh hanya sekadar dibentuk secara administratif, namun benar-benar harus aktif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya minta kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), hingga para Camat agar serius melakukan monitoring dan evaluasi terhadap koperasi merah putih ini. Jangan sampai hanya dibentuk tapi tidak berjalan,”

“Koperasi ini harus menjadi penggerak ekonomi dan membawa kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan,” tegas Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, mengatakan koperasi merah putih ini dibentuk sesuai dengan instruksi presiden nomor 9 tahun 2025.

Koperasi merah putih ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam mendorong distribusi kebutuhan pokok dan layanan jasa berbasis desa.

“Koperasi merah putih ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, meliputi pengelolaan bahan pokok murah, apotik desa, klinik, simpan pinjam, serta distribusi pangan,”

“Nantinya, koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha tetapi juga sebagai alat strategis negara dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Edi.

Menurutnya, Adanya koperasi ini juga menjadi langkah awal membangun kemandirian ekonomi desa melalui koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing.

Salah satu Ketua Koperasi Merah Putih dari Desa Prasung, Kecamatan Buduran, M. Habibullah, menyambut baik peluncuran program ini.

Ia menyampaikan bahwa koperasi di desanya siap mendukung program pemerintah, khususnya dalam distribusi elpigi dan kebutuhan pangan.

“Kami berharap koperasi merah putih ini mendapatkan akses permodalan yang mudah, serta kemudahan perizinan dalam pendistribusian barang,”

“Dengan begitu, kami bisa benar-benar menjadi bagian dari solusi ekonomi di tingkat desa,” ungkapnya.

Baca Lainnya

Sosialisasi PPL, PLN UIT JBB Tekankan Aspek K3 dan Keselamatan Warga di Sekitar Jalur Transmisi

5 Maret 2026 - 22:39

Dari Boyolali Untuk Indonesia: HKPS dan Munas SWI 2026, Satukan Wartawan Nusantara

5 Maret 2026 - 19:50

Sinergi Hulu ke Hilir: ADKASI Gandeng Kementerian P2MI Benahi Tata Kelola Pekerja Migran

5 Maret 2026 - 19:25

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH