Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Pemkot Sukabumi Dorong Lahirnya Inovasi Layanan Publik

LOGOS TNbadge-check


					Pemkot Sukabumi Dorong Lahirnya Inovasi Layanan Publik Perbesar

Kota Sukabumi,transnews.co.id- Untuk mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Sukabumi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek),Selasa (16/2/2021)

Dalam Bimtek ini hadir Asda III Bidang Administrasi Iskandar, Kabag Organisasi Setda Kota Sukabumi Ida Halimah, dan narasumber Direktur The Jabar Ekspres Institute of Pro Otonomi Suhendrik.

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi dalam arahannya mengatakan menyadari benar saat ini pemerintah pusat dan provinsi kota/kabupaten diharapkan melahirkan inovasi layanan publik lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Sehingga sebuah proses reformasi birokrasi penting karena jangan sampai birokrasi menghambat kebutuhan masyarakat.

“Oleh karenanya perlu penataan pemerintahan dan kelembagaan termasuk perlu penataan sumber daya manusia menjadi lebih baik dalam konteks pelayanan kepada masyarakat,”ujar Fahmi.

Fahmi menambahkan pemerintah telah melaksanakan perjanjain kinerja pejabat eselon dua, maksudnya pejabat eselon dua mendukung penuh pelaksanaan program visi misi tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi.

Bukan hanya eselon dua yang lainnya juga sama ke pejabat eselon tiga dan lainnya dalam rangka siap siaga dalam pelayanan terbaik kepada warga.

“Dalam kerangka perjanjan kinerja yang diminta adalah bagaiman para pimpinan SKPD dalam percepatan pembangunan menggulirkan one agency one inovation atau satu lembaga harus memiliki satu inovasi,”ucapnya.

Ditindaklanjuti surat kepada lembaga yakni satu SKPD wajib memiliki minimal satu inovasi.

Menurut Fahmi, sejak 2017 hingga 2020 Pemkot Sukabumi mendapatkan banyak penghargaan terkait inovadi pelayanan publik mulai inovasi Cetek di RSUD Al Mulk.

Terakhir di 2020 di masa pandemi banyak penghargaan diraih membuktikan masih mampu memberikan sumbangsih inovasi dalam pelayanan publik.

“Misalnya inovasi Homecare masuk top 45 inovasi pelayanan publik tingkat nasional,”demikian Fahmi. (Ris) Editor:Nas

Baca Lainnya

Sinergi di Bulan Ramadan: BPJS Ketenagakerjaan Depok Pererat Silaturahmi dengan Agen Perisai

11 Maret 2026 - 22:19

Ketua DPRD Jepara Pimpin Langsung Pembagian Takjil untuk Masyarakat

11 Maret 2026 - 21:59

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Pakar UPER: Saatnya Indonesia Mandiri Teknologi dan Energi

11 Maret 2026 - 16:39

Peringati HUT Ke-45, Dirut Tirta Kahuripan: Fokus Digitalisasi dan Efisiensi Atasi Kehilangan Air

11 Maret 2026 - 16:18

News Trending EKBIS