Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Pemprov Jabar Akan Revitalisasi Tujuh Pasar Tradisional

LOGOS TNbadge-check

KAB. BOGOR,Transnews– Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merevitalisasi
tujuh pasar tradisional di 6 kota/kabupaten yang tersebar di Jabar.

Ke 7 pasar tradisional itu adalah di Kab Bogor, Sukabumi, Bandung, Ciamis, Kota Banjar dan 2 di Kabupaten Indramayu. Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, usai melakukan peletakan batu pertama revitalisasi Pasar Cisarua Kabupaten Bogor,Kamis (22/8/19).

Kata Emil, aktivitas di pasar tradisional tidak hanya soal jual-beli, tetapi juga ada interaksi sosial antara pedagang dan pembeli. Maka itu, kata dia, Pemerintah Daerah Provinsi Jabar akan merevitalisasi tujuh pasar tradisional yang tersebar di enam kabupaten/kota pada tahun ini.

“Ada komunikasi, antara pedagang dan pembeli. Ujung-ujungnya ada negosiasi harga. Artinya, ada sisi kemanusiaan yang tidak bisa dikalahkan oleh tempat perbelanjaan lain,” katanya.

Menurut Emil revitalisasi pasar tradisional tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga merancang event-event yang dapat menarik masyarakat. Salah satunya dengan menggelar festival pasar rakyat.

Jika pasar tradisional berhasil menjadi primadona masyarakat kalangan menengah dan atas, lanjut Emil, maka revitalisasi yang dilakukan Pemdaprov Jabar berhasil.

“Sampai akhirnya pasar diminati semua kalangan karena banyak hal positif sekaligus menarik. Maka dengan hadirnya Pasar Rakyat Juara, insyaallah pedagangnya sejahtera,” katanya.

Emil mengatakan, Pasar Cisarua akan dibenahi menjadi tempat yang menarik untuk berswafoto dengan membuat ornamen artistik serta tempat makan. “Pokoknya kalau ke Pasar Cisarua banyak yang selfie berati sudah sukses,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jabar, Arifin Soedjayana, mengatakan bahwa program Pasar Juara merupakan perwujudan dari visi Jabar Juara Lahir Batin.

Menurut Arifin, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat sekaligus mendukung distribusi logistik ke masyarakat.Dia menambahkan, ada dua kegiatan Pasar Juara, yakni pembenahan infrastruktur dan membuat event-event.

“Kita harapkan daya saing pasar tradisional meningkat,” ucap Arifin.

Arifin menyatakan, revitalisasi Pasar Cisarua ditargetkan selesai pada Desember 2019. Setelah selesai, Pasar Cisarua akan dikelola oleh PD Pasar Tohaga,”Pungkasnya. (Nas)

Baca Lainnya

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

Konsisten Menebar Kebaikan, YGP Salurkan Kaki Palsu Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:30

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

News Trending DAERAH