Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Peringati Hari Air Sedunia ke-30, Pemprov Jatim Tanam Pohon di Bendungan Semantok Nganjuk

LOGOS TNbadge-check


					PJ Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi bersama Pejabat Kementruan PUPR, saat peringati World Water Day ke-30 tahun 2022 dengan bmenanaman pohon di area Bendungan Semantok, Kabupaten Nganjuk, Jawa timur. Rabu (30/3/2022). Perbesar

PJ Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi bersama Pejabat Kementruan PUPR, saat peringati World Water Day ke-30 tahun 2022 dengan bmenanaman pohon di area Bendungan Semantok, Kabupaten Nganjuk, Jawa timur. Rabu (30/3/2022).

Nganjuk, Transnews.co.id – Dalam rangka memperingatan Hari Air Sedunia atau World Water Day ke-30 tahun 2022, Pemerintah Provinsi Jawa timur menanaman pohon di area Bendungan Semantok, Kabupaten Nganjuk, Jawa timur, Rabu (30/3/2022).

Kegiatan penanaman pohon tersebut, sebagai upaya menjaga pelestarian air tanah yang merupakan tema dan bagian kegiatan puncak Hari Air Sedunia ke-30 yang dipusatkan di Kabupaten Blora serta secara serentak diikuti dibeberapa provinsi melalui online.

Penanaman pohon di Bendungan Semantok Kabupaten Nganjuk tersebut, dipimpin Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi dan diikuti sejumlah pejabat dari kementerian PUPR. Dan pohon yang ditanam adalah merupakan tanaman produktif.

Dalam sambutannya melalui siaran online, Wakil Menteri PUR, Jhon Wempi Watipo mengatakan, tema Hari Air Sedunia tahun ini adalah melestarikan air tanah yang berkesinambungan atau “ Mantab”. Tema tersebut meruapakan diadopsi dari tema internasional Groundwater: Making the Invisible Visible yang mengandung pengertian air tanah, membuat yang tak terlihat menjadi terlihat.

“Tema tersebut merupakan agenda besar yang diluncurkan forum pertemuan tentang air sedunia di negara Sinegal pada bulan Maret tahun 2022, yang dikembangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan bank dunia tentang air,”jelasnya

Ia mengatakan, bahwa air banyak dibutuhkan dalam segala hal baik domestik,non domestik, irigasi, energi, flora dan fauna. Namun, saat ini masih banyak kelompok masyarakat yang belum mendapatkan hak atas air. “ Berdasarkan data yang dirilis oleh United Nation Water, masih terdapat 2,1 miliar yang hidup tanpa akses air,”ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketersediaan air tanah untuk masa depan generasi yang akan datang. Staf Ahli Kementerian PUPR Bidang Hubungan Antar Lembaga, Asep Arofah Permana mengajak masyarakat melestarikan air tanah dan menggunakannya secara bijak agar pemanfaatan air dapat dilakukan secara berkesinambungan.“ Upaya untuk melestarikan air tanah dalam lingkungan melakukan penanaman pohon sebanyak-banyaknya,”ujarnya.

Dalam peringatan Hari Air Sedunia ke-30 tahun 2022, Kementerian PUPR menanam sebanyak 101.452 pohon secara serentak diseluruh provinsi. Pohon- pohon yang ditanam diantaranya pohon Bambu Petung, Pohon Jati, Pohon Aren, Pohon Mangga, pohon Rambutan, pohon Matoa, pohon Durian, pohon Jambu, pohon Alpukat dan lain-lain yang merupakan tanaman produktif.(hd)

Baca Lainnya

Ketua DPRD Jepara Pimpin Langsung Pembagian Takjil untuk Masyarakat

11 Maret 2026 - 21:59

Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,7 Miliar ke Nganjuk, Sasar Lansia, Disabilitas hingga Penguatan Desa

11 Maret 2026 - 03:20

BBPJN Targetkan 550 Lubang Jalan Nasional Rampung Jelang H-10 Lebaran

11 Maret 2026 - 03:18

Mayat Pria Bertato Segitiga Ditemukan Mengapung di Perairan Kembang, Jepara

10 Maret 2026 - 09:43

News Trending DAERAH