Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

PLh Sekda Cianjur Minta Posisi Zona Biru Dipertahankan

LOGOS TNbadge-check

Cianjur,transnews.co.id-Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, H.Cecerp S Alamsyah saat mengikuti Rakor Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) melalaui Video Teleconfrence bersama Gubernur Jawa Barat,di Ruang Rapat Bale Praja Jl. Siliwangi No. 09 Cianjur,Jum’at (12/6/2020 menyampaikan Cianjur telah mengalami Zona kuning maka berat rasanya bila harus kembali lagi ke zona kuning, maka zona Biru, harus dipertahankan.

“Dengan keadaan saat ini di posisi zona biru bagi Cianjur harus bekerja keras untuk mempertahankannya. Hal ini sangat diperlukan untuk disiplin tetap melaksanakan protokol kesehatan,”kata Sekda.

Hal senada diungkapkan Dandim 0608 Cianjur Rendra Dwi Ardani. Rendra sangat khawatir disuasana AKB yang berlangsung ini, bila ditempat – tempat keramaian tidak dilakukan pemantauan akan protokol kesehatan.

“Maka dari itu perlunya ada kekompakan dari semua pihak untuk hal ini,”ujar Rendra.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam teleconprence tersebut melaporkan bahwa kasus covid – 19 di Jawa barat dalam 14 hari terakhir penambahan kasus terbesar terjadi di kota Depok, dan kota bandung.

“Terdapat 9 kota/kabupaten yang tidak ada penambahan kasus positif (sumber data Dinkes jabar 11 juni 2020),”ungkap Gubernur.

Gubernur merincikan, jumlah kabupaten/kota yang berada di level 2 Moderat (Physical Distancing) sebanyak 17 Kabupaten/kota (62.96%) meliputi, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab.Ciamis, Kab. Cianjur, Kab. Cirebon, Kab. Kuningan, kab. Majalengka, Kab Pangandaran, Kab. Purwakarta, Kab Subang, Kab. Sumedang, Kab. Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cimahi, Kota Cirebon, Kota Sukabumi dan Kota Tasikmalaya.

Sedangkan jumlah kabupaten/kota yang berada di level 3 – Cukup berat (PSBB Parsial) sebanyak 10 kabupaten/kota. (37.04%). Kabupaten Bekasi, Kab. Bogor, Kab. Garut, kab.Indramayu, kab. Karawang, Kab. Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kota Depok.

“Pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini warga Jawa Barat agar senantiasa mengindahkan protokol kesehatan,” ungkap Ridwan Kamil.(Mal) Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Subandi Sosialisasi Perbup Baru, Anggaran Desa Jangan Disalahgunakan

5 Maret 2026 - 03:57

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 Dikebut, 287 Pekerja Diterjunkan

4 Maret 2026 - 22:42

Rem Blong, Truk Box Tabrak 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

4 Maret 2026 - 14:59

Perumda Kahuripan Pastikan Layanan Air Bersih Selama Cuti Bersama Idul Fitri

4 Maret 2026 - 04:39

News Trending PERISTIWA