Banten, Transnews.co.id — PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon berhasil menyelesaikan pekerjaan recovery Interbus Transformer (IBT) 4 sekaligus melakukan energize di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Cilegon Baru. Keberhasilan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Banten dan sekitarnya.
Pekerjaan recovery IBT 4 dilaksanakan selama 39 hari, terhitung sejak 16 Desember 2025 hingga 24 Januari 2026. Seluruh tahapan pekerjaan berhasil diselesaikan dengan aman, tepat waktu, serta sesuai dengan standar operasional dan aspek keselamatan kerja yang berlaku.
Manager UPT Cilegon, Eka Annise Ambarani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat atas sinergi dan dedikasi selama proses recovery berlangsung.

“Keberhasilan penyelesaian recovery dan energize IBT 4 ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, baik dari internal PLN maupun mitra kerja. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan peralatan transmisi guna mendukung sistem kelistrikan yang andal,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB), Himmel Sihombing. Ia menekankan pentingnya keberhasilan ini dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam proses recovery IBT 4 ini. Kami berharap IBT 4 dapat beroperasi secara andal dan berkelanjutan untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan,” kata Himmel.
Dengan beroperasinya kembali IBT 4 GITET 500 kV Cilegon Baru, PLN optimistis keandalan pasokan listrik akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan kelistrikan pelanggan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten dan sekitarnya.










