Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

PLN Selesaikan Pekerjaan HV Test Jaringan Transmisi Bawah Tanah

badge-check


					PLN Selesaikan Pekerjaan HV Test Jaringan Transmisi Bawah Tanah Perbesar

Jakarta – Sebagai bentuk komitmen menjaga keandalan peralatan transmisi, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) melakukan backfeeding metode injeksi dari penyulang 20 kV Trafo Unit 2 GIS Danayasa, Jakarta Selatan.

Pekerjaan itu dilakukan langsung Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cawang sebagai salah satu unit pelaksana di bawah PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat.

General Manager PLN UIT JBB, Didik Fauzi Dakhlan mengatakan pekerjaan tersebut melibatkan kolaborasi antara Tim Pemeliharaan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Mampang, Tim HV Test UIT JBB, Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bulungan.

“Pekerjaan dilaksanakan selama dua hari sejak 4 hingga 5 Mei 2024. Personel yang diterjunkan berjumlah 40 personel,” ujar Didik Fauzi Dakhlan.

Ia juga mengatakan pekerjaan dilakukan untuk mengetahui kondisi Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) pasca-jointing di joint 7A dan 7B. Dengan keterbatasan kemampuan alat uji sambungnya, HV Test dilakukan dengan backfeeding.

Ia menjelaskan secara rinci perihal apa itu backfeeding. Ia jelaskan, backfeeding adalah satu kegiatan injeksi tegangan melalui salah satu penyulang 20 kV yang kemudian mengisi busbar 20 kV dan masuk ke incoming 20 kV trafo.

“Tegangan alat HV Test akan naik setelah keluar melalui sisi HV 150 kV Trafo GIS Danayasa yang selanjutnya akan dilewatkan pada busbar B dan mengisi tegangan pada SKTT Danayasa-Abadi Guna Papan. HV Test ini dilakukan selama 24 jam untuk menguji kemampuan isolasi kabel dan jointing yang baru,” pungkas nya.

Sementara itu, Manager UPT Cawang, Rudi Wahono menyebut pekerjaan ini dilakukan guna mengetahui dan memastikan kabel SKTT Danayasa – Abadi Guna Papan Sirkit 2 berada dalam kondisi aman, dan siap untuk berbeban setelah dilakukan pemantauan selama 24 jam”, jelas Rudi Wahono.

Baca Lainnya

Kick Off Munas 2026: Dukung Ketahanan Pangan, SWI Bersama Pemkab Boyolali Tanam Sorgum dan Bunga Matahari

6 Februari 2026 - 23:31

Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Sidoarjo Gelar Tanggulangin Fair 2026 Hadirkan Teknologi Industri Modern

6 Februari 2026 - 21:27

Sukseskan Bulan K3 Nasional 2026, PLN UIT JBB Sosialisasi Keselamatan ketenagalistrikan dan Aksi Sosial

5 Februari 2026 - 07:29

PLN Tanamkan Kesadaran Keselamatan Listrik Sejak Dini di SMPN 3 Cilegon

5 Februari 2026 - 07:12

News Trending EKBIS