Jakarta, Transnews.co.id – Di tengah dinamika global yang diwarnai tekanan geopolitik dan volatilitas ekonomi, paradigma Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia mengalami transformasi signifikan. CSR kini tidak lagi sekadar aktivitas filantropi, melainkan telah berevolusi menjadi instrumen strategis untuk melindungi sekaligus memperkuat nilai ekonomi perusahaan.
Transformasi ini menjadi sorotan utama dalam ajang Nusantara CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta (8/4).
Dalam ajang bergengsi tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Platinum Alignment dengan skor 92,45. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Kampung Ramah Lingkungan Asri 27, yang telah dijalankan secara konsisten sejak tahun 2024.

Prestasi ini semakin diperkuat dengan diraihnya predikat CEPI Champion Candidate dengan nilai indeks 2,98. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas tinggi investasi sosial perusahaan, di mana setiap Rp1 yang diinvestasikan mampu melindungi hingga Rp2,98 nilai ekonomi perusahaan dari potensi risiko operasional.
Program “Kampung Ramah Lingkungan Asri 27: Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal Berkelanjutan Berbasis Komunitas” dinilai sukses dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga harmonisasi dengan operasional perusahaan.
Melalui pendekatan berbasis komunitas, PLN tidak hanya memberdayakan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga membangun ekosistem lokal yang tangguh dan berkelanjutan. Ekosistem ini berperan sebagai sistem pendukung yang secara tidak langsung menjaga keamanan aset serta memastikan kelancaran distribusi energi nasional.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, yang hadir secara langsung, menyatakan,
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa TJSL PLN telah bertransformasi menjadi instrumen strategis dalam mitigasi risiko bisnis. Program Kampung Ramah Lingkungan Asri 27 yang kami kembangkan tidak hanya untuk memberdayakan masyarakat, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keberlangsungan operasional perusahaan.”
Program Kampung Ramah Lingkungan Asri 27 yang berlokasi di Desa Tlajung Udik dikembangkan melalui program PLN Peduli sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas melalui pengelolaan sampah terpadu, penguatan ekonomi sirkular, serta dukungan terhadap program Kampung Iklim (Proklim), sehingga mampu menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa program TJSL PLN tidak hanya menghadirkan dampak sosial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.










