Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Plt Gubernur Ajak Masyarakat Aceh di Perantauan Tumbuhkan Investasi di Aceh

LOGOS TNbadge-check

TN.JAKARTA l — Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengajak seluruh komponen masyarakat Aceh, baik yang tinggal di Aceh maupun perantauan bekerja sama memajukan investasi. Menurutnya, Pemerintah Aceh perlu dorongan berbagai pihak agar perekonomian bisa melesat.

“Semua kita harus bergerak bersama-sama, tidak ada Superman yang bisa sejahterakan masyarakat Aceh dengan bekerja sendirian,” ujarnya saat membuka agenda Halalbihalal dan Forum Silaturahmi Aceh Meusapat, Ahad, 30 Juni 2019 di Kantor BPPA, Mess Aceh, Jalan Soeroso, Jakarta Pusat.

Plt Gubernur mengatakan, dalam lima hari mendatang, genap sudah dua tahun Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah menjalani masa kepemimpinan. Tentu sudah banyak kebijakan dan upaya pembangunan untuk mensejahterakan perekonomian Aceh.

Namun, Plt Gubrnur tak menampik jika masih ada yang kurang atau belum mencapai target pembangunan. Di antaranya yakni target menurunkan angka kemiskinan hingga 1% setiap tahun, mengurangi pengangguran hingga menggenjot investasi.

“Tapi cita-cita itu belum tercapai karena kita masih mengandalkan dana stimulan dari APBN, APBA dan APBK, sektor swatsa dan investasi kita sama sekali belum bergerak dan tentu karenanya kita masih berada di posisi stagnan untuk rapor pemerintahan,” tutur Plt Gubernur.

Plt Gubernur menjelaskan, guna mencapai target kesejahteraan tentu tidak lepas dari potensi investasi yang harus diperluas. Namun, sampai saat ini angka investasi di Aceh belum memuaskan.

“Misalnya, pada tahun 2014 investor asing yang masuk ke Aceh lumayan banyak sekitar 51 investor, menurun di 2018 jadi 29. Ini jarang diungkap secara blak-blakan. jadi kita harus sadari betul investor yang masuk itu menurun bukan bertambah,” imbuhnya.*** (PG)

Baca Lainnya

NasDem Jepara Sebut Cover Majalah Tempo Diinilai Langgar Etika Jurnalistik

15 April 2026 - 15:45

Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Cerita Warga Kampung Tangguh Binaan PLN

15 April 2026 - 11:07

Polres Jember Borong Tiga Penghargaan dari KPPN, Bukti Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

14 April 2026 - 20:38

DLHK Sidoarjo Sidak TPA Liar Trompoasri, Tutup Akses dan Dorong Perbaikan Sistem Sampah

14 April 2026 - 20:35

News Trending DAERAH