Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Ponpes As-Sa’adah Kelurahan Sangiangjaya Tangerang Deklarasi Kampung Santri

LOGOS TNbadge-check

Tangerang,Transnews- Ratusan santri dan santriawati beserta Ustadz dan Ustadzah dari Pondok Pesantren Terpadu As-Sa’adah Li Nahdlatil Ulama, pimpinan K.H Ahmad Baijuri Khotib,M.A dan Nyai Hj, Husnul Khotimah mengelar perayaan Hari Santri Nasional dengan tema ” Santri Unggul Indonesia Makmur “.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 yang berlangsung di Alun-Alun Kiansantang, Kelurahan Sangiang Jaya,Kecamatan Periuk,Kota Tangerang Provinsi Banten, Selasa (22/10/2019).

Acara berlangsung dengan berbagai penampilan dari santri dan santriwati seperti pembacaan shalawat nabi, penampilan apresiasi santri,pembacaan kitab, pencak silat santri putra dan putri serta penampilan team Hadroh santri putra serta tausiah hikmah Hari santri oleh Ustadz Rizky Awaludin,S.Pd. termasuk mendeklarasikan kampung santri.

Kepala Sekolah SMP IT As,Sa’adah Siti Shofiah S.Pd.I menjelaskan tujuan deklarasi untuk mengenalkan kepada masyarakat Sangiang Jaya khususnya kampung gebang ini bahwa santri sangat berperan dan utama.

“Apa yang ada di Indonesia inikan diawali dari pondok pesantren, karena itu dari pondok pesantren As-Sa’adah sangat ingin mencetak generasi yang bener-bener kuat baik mental serta ilmunya agar bisa berkembang di masyarakat lebih maksimal,” Paparnya.

Lebih lanjut Siti Shofiah mengatakan, acara deklarasi ini di isi dengan penampilan para santri yang memang di lakukan dalam kesehariannya seperti marawis, pencak silat, baca puisi, sari rilawah qur’an, tahfidz Al.Quran, pidato dengan hahasa Arab dan lain-lain.

Di Hari Santri Nasional ini, Shofiah berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi untuk para santri bahwa santri itu tidak kuno, tidak terpuruk, dan santri segalanya untuk masyarakat dengan harapan di negara indonesia ini terlahir para eksekutif pejabatnya dari santri,” jelasnya.

Sementara Pembina Organisasi Santri As-sa’adah, Rizky Awaludin, S.Pd turut mengapresiasi kegiatan para santri pondok Pesantren Terpadu As-sa’adah Li Nahdlatil ‘Ulama dalam memperingati hari Santri Nasional tahun 2019.

“Semangat para santri dalam peringatan hari santri Nasional ini tidak terlihat cape, karena dari selepas apel akbar di Ahmad yani, para santri langsung melaksanakan kegiatan Festival Budaya Santri dan Deklarasi Kampung Santri, ” Ucapnya.

Rizky sangat menginginkan di masyarakat kelurahan Sangiangjaya bisa lebih banyak kegiatan keagamaan serta sama-sama melestarikan budaya santri agar bisa bersinergi serta dapat di terima oleh masyarakat.

“Saya mengharapkan semua potensi dan kreativitas para santri dapat tersalurkan serta mendapat apresiasi dari masyarakat,” pungkasnya. (AE/Gry)

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juli 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH