Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Puskesmas Karawaci, Gelar Tes Kesehatan PTM Di SMA 5 Kota Tangerang

LOGOS TNbadge-check

Tangerang,transnews- Hari Kamis ini (24/10/19) merupakan hari terakhir tes kesehatan bagi siswa di SMA 5 Kota Tangerang yang berlokasi Jl. Ciujung Raya. Program ini merupakan progam dari Puskesmas Karawaci, Kota Tangerang.

Kegiatan tes kesehatan dimulai sejak hari Selasa kemarin dan bertempat di ruang UKS sekolah. Para siswa terlihat antusias mengikuti tes kesehatan ini.

Astria Sulindayanti S. Psi, Guru BP dan juga diperbantukan sebagai Guru UKS mengatakan, pihak puskesmas Karawaci datang dan menawarkan program tes kesehatan PTM (Penyakit Tidak Menular).

Progam PTM sendiri bertujuan untuk menjaring data kesehatan para siswa dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Tangerang dan pada 3 hari ini, bertempat di SMA 5 Kota Tangerang.

“Karena murid kami ada 1000 lebih, maka kami buat 3 hari Pemeriksaan. Dan kami pun memperbantukan siswa yang aktif di PMR untuk ikut membantu petugas puskesmas,” terang Astria.

Astria menambahkan pentingnya pemeriksaan potensi PTM sejak dini, agar tak menjadi masalah di kemudian hari.

“Penyakit PTM itu kan banyak. Dan jika kita tahu sejak dini potensi penyakit itu, maka kita bisa melakukan pengobatan terlebih dahulu,” ujar Astria.

Perlu diketahui PTM sendiri meliputi berbagai macam penyakit, seperti Diabetes,Rematik, Hipertensi, Osteoporosis dan banyak lainnya. Karena itu, saat siswa diketahui mempunyai potensi PTM, maka secepat mungkin bisa ditangani.

“Intinya, ketika data tes kesehatan sudah masuk ke kami, maka kami bisa ikut membantu mereka yang berpotensi dengan salah satu cara, pola hidup sehat,” tandas Astria.

Sementara itu Rusnandar selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sangat menyambut baik program kesehatan ini. Hingga nantinya, para siswa dapat hidup lebih sehat dan tak perlu takut akan PTM.

“Tentunya saya senang. Jika siswa sehat, maka proses belajar mereka pun tak terbengkalai,” ucap Rusnandar.

Ditambahkan para siswa yang tergabung dalam PMR pun ikut dilibatkan. Tentu saja ini akan menambah pengetahuan dan keahlian mereka.

“Apalagi pihak puskesmas ikut melibatkan siswa PMR kami, sehingga mereka bisa mendapatkan ilmu tambahan,” pungkasnya.(Agy/PH)

Baca Lainnya

Depok Bakal Kembali ber-UHC pada Juni 2026

28 Maret 2026 - 17:27

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

News Trending DEPOK