Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

ENTERTAINMENT

Riyayan di Grahadi Diserbu Warga, Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Kebersamaan dan Ekonomi Rakyat

Avatar photobadge-check


					Riyayan di Grahadi Diserbu Warga, Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Kebersamaan dan Ekonomi Rakyat Perbesar

Riyayan di Grahadi Diserbu Warga, Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Kebersamaan dan Ekonomi Rakyat

SURABAYA, transnews.co.id — Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Gedung Negara Grahadi State Building pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Mereka antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sejak pagi, antrean panjang terlihat mengular. Warga datang untuk bersilaturahmi, bersalaman, serta menyampaikan ucapan Idul Fitri secara langsung kepada Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah hadir didampingi putranya Jalaluddin Mannagalli. Sementara Emil Dardak hadir bersama istrinya, Arumi Bachsin, serta keluarga.

“Alhamdulillah, kita telah sampai ke Idul Fitri. Hari kemenangan, hari kembali ke fitrah. Saya ingin bermaaf-maafan secara langsung dengan masyarakat agar ke depannya lebih legowo sebelum kembali menjalankan tugas,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, tradisi riyayan ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Interaksi langsung dinilai mampu memperkuat komunikasi sekaligus membangun kedekatan emosional.

“Interaksi yang terjalin ini sangat membahagiakan. Masyarakat menyampaikan berbagai hal kepada kami. Karena itu, komunikasi antara Pemerintah Provinsi dan masyarakat harus terus dijaga,” tambahnya.

Tak hanya bersalaman, warga juga menerima bingkisan sembako usai mengikuti riyayan. Suasana semakin meriah dengan kehadiran berbagai hidangan gratis dari pedagang kaki lima di sekitar Grahadi, seperti soto ayam, soto daging, nasi goreng, hingga bakso.

Menurut Khofifah, pelibatan pedagang kaki lima dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang lebih merata.

Ia pun berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus terjaga di Jawa Timur.

“Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Dorong Layanan Gizi Terintegrasi dan Ekonomi Lokal

16 April 2026 - 19:48

Ketua DPRD Jepara: Retreat Akmil Jadi Kunci Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:23

Gebrakan Tahun Ketiga, IMAC Film Festival Kini Bertransformasi Jadi Ajang Internasional

16 April 2026 - 15:29

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 3 di Pasuruan Dikebut, Progres Capai 12 Persen

15 April 2026 - 20:58

News Trending DAERAH