SIDOARJO, transnews.co.id – Bupati Sidoarjo Subandi bersama Dinas Sosial, BPBD, dan Baznas Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat meninjau rumah korban angin puting beliung di Desa Pranti, Kecamatan Sedati, Selasa (3/3/2026).
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Subandi melihat langsung kondisi rumah milik Sani yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap akibat terjangan angin kencang. Ia memastikan proses perbaikan segera dilakukan agar rumah kembali layak huni, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
“Perbaikan harus segera kita lakukan, terutama di bagian atap yang rusak parah. Kita ingin memastikan warga bisa menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan nyaman dan aman,” ujarnya di sela peninjauan.

Tak hanya fokus pada perbaikan fisik rumah, Subandi juga memberikan perhatian pada masa depan keluarga korban. Ia menyatakan komitmennya untuk membantu beasiswa pendidikan bagi anak Sani agar dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perkuliahan.
“Kita ingin musibah ini tidak mematahkan semangat anak-anak untuk terus sekolah. Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara terdapat 15 titik kerusakan cukup serius di wilayah Kecamatan Sedati.
Pihaknya terus melakukan assessment serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan.
“Kami terus melakukan assessment dan koordinasi agar proses perbaikan bisa segera dilakukan secara bertahap,” jelasnya.
Sani, pemilik rumah terdampak, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan renovasi rumah dan dukungan beasiswa untuk anaknya.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah membantu merenovasi rumah kami dan memberikan bantuan beasiswa untuk anak saya agar bisa melanjutkan kuliah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya haru.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan akan terus memantau dan menangani lokasi-lokasi terdampak guna mempercepat pemulihan pascabencana serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah rawan angin kencang.












