Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Sedekah Bumi Jadi Kegiatan Revolusi Mental Di Kabupaten Lebak

LOGOS TNbadge-check

Wabub Lebak, disambut warga saat menghadiri sedekah bumi. (Ist)

Lebak,Transnews- Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi, SE, M. Si di dampingi para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak menghadiri Prosesi Seserah Bumi yang dilaksanakan di Wewengkon Adat Kasepuhan Cilebang Desa Suka jaya Kecamatan Sobang Lebak Banten,Rabu kemarin (24/7/19).

Hadir juga dari Kemenko pmk (Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan) diwakili oleh Asisten Deputi Pemberdayaan masyarakat Ibu Mustikorini Indrijatiningrum.

Acara sedekah bumi yang di pimpin tokoh sesepuh adat bapak sardi merupakan prosesi persembahan rasa syukur atas keberhasilan dalam berbagai macam penghasilan dari bumi.

Menurut salah seorang warga prosesi serah bumi ini di laksanakan pada satu windu sekali atau 8 tahun sekali. Namun pada kali ini dilaksanakan di tahun ke 5.

” Kalo tiap tahun rutin juga diselenggarakan, namun tidak seperti sekarang. Dan ini merupakan adat dari kasepuhan dan sudah dari zaman dahulu sering di laksanakan,” Ujarnya.

Asisten Deputi Pemberdayaan masyarakat Mustikorini Indrijatiningrum menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya gerakan revolusi mental yang di kemas dalam gelar budaya 2019 ini adalah sebagai rasa syukur masyarakat adat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

” Kegiatan revolusi mental yang bertepatan dengan kegiatan budaya ini di harapkan dapat memulihkan konstruksi sosial di seluruh kelompok masyarakat,” Ujarnya.

Kementerian Desa dan PDTT (Direktur Pelayanan Sosial Dasar) Bito, menyampaikan dari sejak diterbitkannya undang-undang desa nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Desa diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus dirinya sendiri, dan desa memiliki sumber-sumber pendapatan salah satunya dana desa.

BIto mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk terus membina kekompakan dalam membangun negeri melalu revolusi mental,

” Saya rasa masyarakat adat mempunyai modal dalam revolusi mental untuk saling gotong royong dalam bingkai kebersamaan,” ujarnya.

Wakil Bupati Lebak berpesan kepada para tokoh sesepuh adat dan masyarakat adat, bahwa diKabupaten Lebak terdapat kurang lebih 40 desa adat dan ada Dua diantara 40 desa adat yang sudah berkomitmen siap menjadi desa adat,” Ungkapnya. (Ny/UP)

Baca Lainnya

Polres Jember Borong Tiga Penghargaan dari KPPN, Bukti Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

14 April 2026 - 20:38

DLHK Sidoarjo Sidak TPA Liar Trompoasri, Tutup Akses dan Dorong Perbaikan Sistem Sampah

14 April 2026 - 20:35

Asasta Raih Golden Trophy Dalam Ajang TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 09:57

Wabup Sidoarjo Takziah ke Rumah Duka Balita Korban Terseret Arus Sungai di Kalidawir

13 April 2026 - 20:22

News Trending DAERAH