Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Sempat Dikunjungi Kader PKS: Astawiyah Penderita Tumor Leher Ganas Butuh Uluran Tangan Dermawan

LOGOS TNbadge-check

Kondisi Astawiyah dengan Penyakit Tumor Leher Ganas. (Nus)

Tangerang, Transnews- Astawiyah (83) warga Kampung Bojong RT 03/05, Desa Cibetok, Kec. Gunung Kaler, Kab. Tangerang, mendapatkan kunjungan dua tokoh pemuda yang juga kader PKS, Nachrowi dan Akhmad Satiri, Selasa (01/10/19) di rumahnya.

Kedatangan Nachrowi dan Akhmad Satiri kedua kader PKS tersebut dalam rangka mencari tahu kebenaran akan informasi yang didapat, dari salah satu warga Desa Cibetok akan penyakit yang diderita Astawiyah.

Dari kunjungan tersebut, salah seorang putri Astawiyah menuturkan, ketidak tahuan mereka akan penyakit yang diderita Astawiyah berakibat fatal.

“Awalnya, ada benjolan kecil sebesar telor ayam di leher ibu. Tapi kami tak bereaksi cepat. Hingga akhirnya membesar seperti saat ini,” tuturnya.

Sampai akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk pergi berobat ke RSUD Kab. Tangerang. Dan baru mengetahui tumor ganas telah bersarang di leher Astawiyah. Namun berjalan 4 bulan pengobatan harus berhenti karena alasan biaya dan respon RSUD yang terkesan membiarkan tanpa memberi solusi.

“Kami terpaksa berhenti berobat ke sana dan memilih ke klinik terdekat. Padahal pihak RSUD menyarankan untuk di operasi, tapi tak mau melakukan proses operasi itu,” ujarnya.

Alasan RSUD tak melakukan tindakan operasi untuk mengangkat tumor ganas di leher Astawiyah, hanya karena tak mempunyai peralatan medis tanpa merujuk ke RS yang lain.

“Uang kami telah habis untuk biaya transportasi selama berobat ke RSUD,” ucapnya.

Sebab itu putri Astawiyah mewakili keluarga, sangat berharap ada tangan-tangan sosial yang mau membantu pengobatan ibunya.

Nachrowi dan Akhmad Satiri pun mengatakan, bahwa mereka akan berusaha sekuat tenaga agar Astawiyah berhak mendapatkan pengobatan sebaik-baiknya.

“Kami akan mendorong pihak RSUD untuk memberikan fasilitas penanganan medis yang baik bagi ibu Astawiyah,” ucap mereka.

Dalam kesempatan ini, mereka pun memberikan bantuan ala kadarnya dan berusaha untuk menggalang dana bagi Astawiyah.

Astawiyah pun sangat berterima kasih sekali atas kepedulian kedua kader PKS, yang berkenan mengunjunginya dan berjanji untuk membantu kesembuhan penyakit yang dideritanya.(Benus)

Baca Lainnya

Hadiri Halalbihalal Radio Aryo Gema di Detos, Igun Sumarno Tantang Panitia Gelar Event di Alun-alun Kota Depok

6 April 2026 - 22:36

Sidak RSUD Kartini: Ketua DPRD Jepara Bantu Bayi Devan Asal Karimunjawa

6 April 2026 - 22:26

Pemkab Sidoarjo Perkuat ETPD, Siapkan Implementasi QRIS Tap di 2026

6 April 2026 - 18:15

Diskominfo Jatim Serahkan SK Purna Tugas dan Kenaikan Pangkat ASN

6 April 2026 - 17:14

News Trending DAERAH