Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Seratus Anak Berkebutuhan Khusus di Sidoarjo Divaksin

LOGOS TNbadge-check


					Seratus Anak Berkebutuhan Khusus di Sidoarjo Divaksin Perbesar

Sidoarjo , Transnews.co.id – Vaksinasi di Kabupaten Sidoarjo,selain menyasar masyarakat umum dan pelajar, juga menyasar terhadap anak berkebutuhan khusus.

Kali ini, sebanyak 100 dosis vaksin Sinovac disiapkan TP-PKK Kabupaten Sidoarjo khusus untuk anak – anak berkebutuhan khusus. Rata-rata usia mereka mulai 12 – 20 tahun.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, dipantau langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo, Sa’adah Muhdlor yang akrab dikenal nama kerennya, Ning Sasha.

Bagi mereka yang ikut vaksinasi, juga mendapatkan paket sembako dari TP-PKK Kabupaten Sidoarjo. Kepedulian Ning Sasha terhadap anak berkebutuhan khusus tersebut, semata-mata untuk memperhatikan kesehatannya dengan memberikan vaksinasi. Karena bagi Ning Sasha mereka juga sama dengan anak – anak yang lain punya hak mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kedepan TP. PKK Kabupaten Sidoarjo akan mengawal dengan memberikan identitas atau tanda khusus seperti kartu identitas untuk anak berkebutuhan khusus di Sidoarjo. Nanti akan kita koordinasikan dengan dinas terkait,” kata Ning Shasa di Pendopo Sidoarjo, kemarin (2/10/2021).

Diketahui, puluhan anak yang ikut vaksinasi tersebut, datang dari beberapa sekolah di Sidoarjo dengan kategori autis, tunarungu dan tunagrahita.

Sebagaimana yang di sampaikan Ning Sasha, bahwa sebagai kota layak anak pemerintah kabupaten Sidoarjo memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan pertumbuhan anak, tak terkecuali anak berkebutuhan khusus. Baik itu urusan pendidikan maupun kesehatannya.

“Kita mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan anak-anak berkebutuhan khusus karena seperti diketaui masih banyak yang memandang sebelah mata karena sebab kondisi mereka,” terangnya.

Tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas nampak dengan sabar dan telaten melayani mereka. Ini dilakukan agar anak-anak itu tidak takut disuntik vaksin. Bahkan para nakes sampai menenangkan mereka yang menangis dan mengejar yang lari-larian di pendopo.

(HD).

Baca Lainnya

Wabub Mimik Idayana Sidak SPPG Kepuhkemiri, Pastikan Program MBG Berjalan Optimal

31 Maret 2026 - 17:12

DPRD Jatim Bahas LKPj 2025, Khofifah Paparkan Capaian dan Tekankan Transparansi

31 Maret 2026 - 17:09

Sebuah Refleksi dari kasus pengaduan pegiat UMKM, Arief Dwi Wahyu kepada Presiden Tentang Sulitnya Akses KUR di Bank BNI Bondowoso

31 Maret 2026 - 16:46

Bupati Subandi Optimalkan Layanan Digitalisasi: Target PAD Rp 642 Miliar, UMKM dan Perbaikan Jalan Dikebut

30 Maret 2026 - 18:35

News Trending DAERAH