Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Siasati Potensi Dimasa Pandemi,Pemuda Gongli Olah Bambu Menjadi Karya Seni Ekonomi Tinggi

LOGOS TNbadge-check


					Siasati Potensi Dimasa Pandemi,Pemuda Gongli Olah Bambu Menjadi Karya Seni Ekonomi Tinggi Perbesar

Ditempat inilah kelompok pemuda Gongli produksi kerajinan bambu.
(photo-Yan)

Garut, TransNews.co.id- Pandemi covid -19 yang sedang mewabah Indonesia dan dunia tidak menyurutkan semangat untuk berkarya dan berkreasi demi menambah penghasilan ekonomi.

Langkah semangat berkreasi itu ditunjukkan oleh masyarakat Kp Cibungur Dusun Pasir Awi Desa Sukamulya Talegong Garut yang tergabung dalam wadah Kelompok Pemuda Gongli.

Kelompok ini mengembangkan keunikan kerajinan tangan yang berbahan dasar Bambu mulai dari gelas,teko dan nampannya. Kemudian asbak rokok, cincin karakter, hingga gelang tangan.

Hasil kreatif olahan karya kerajinan itu ternyata banyak diminati masyarakat meskipun masih dalam skala lokal sebagai souvenir dan buah tangan.

Wahidin (50) seorang pengrajin saat ditemui Transnews,Minggu (31/1/2021) dilokasi kegiatan menjelaskan bagai mana proses kerajinan bambu menjadi sebuah karya seni yang banyak diminati dan layak dijual.

Wahidin mengungkapkan kerajinan yang terbuat dari Bambu ini sebagian besar dikerjakan bersama rekan pemuda Gongli.

“Alhamdulillah mereka sangat antusias sekali dalam pembuatannya dimulai dengan pengumpulan bahan baku, pemotongan sampai dengan tahap pengukiran Bambu,” jelasnya.

Menurutnya rekan pemuda Gongli ini termotivasi dan kebanyakannya adalah untuk mengisi kekosongan waktu mereka, apalagi sekarang sedang dalam kondisi pandemi covid-19 yang dampaknya bisa kita rasakan sekali dimana perekonomian kita sedang tidak stabil.

“Disinilah awal mulanya kita dan rekan-rekan Pemuda Gongli memutuskan untuk mengembangkan potensi yang ada dengan memiliki kecintaan terhadap seni dengan ide membuat berbagai kerajinan tangan,”tuturnya

Disinggung soal pemasaran,Wahidin mengaku sudah menggunakan metode pemasaran secara Online atau bisa datang langsun ke lokasi kerajinan.

“Alhamdulillah untuk penjualannya kami juga melayani pemesanan via Online dan ada juga yang langsung mendatangi bengkel produksi tepatnya dikampung Cibungur RT 05 RW 04 Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong Kabupaten Garut,” ungkap Wakidin sambil mempromosikan buah karyanya itu.

Wahidin mengaku bangga ketika hasil produk buatannya dapat dikenal oleh masyarakat luar daerah Kabupaten Garut meskipun peralatan bahan baku dan pengolahannya yang masih terbilang s‎ederhana.

Diakui Wahidin semua itu dilakukan dengan sepenuh hati dan semata mata kecintaan terhadap seni. Padahal hanya bermodal‎kan alat sederhana dengan menggunakan Pisau Raut, Golok, Gergaji serta alat pahat, potongan Bambu bisa dibentuk menjadi beberapa kerajinan tangan.

Wahidin menambahkan dalam setiap harinya tim Work Gongli selalu produksi kerajinan tangan berbagai jenis. Mulai dari pembuatan gelas dan teko karakter. Setiap kerajinan dibandrol dengan harga bervariatif,dimulai dari harga 60 ribu hingga 500 ribu Rupiah,1 paket (isi 6 gelas dan 1 nampan)

Wahidin beserta rekan-rekan berharap kreasi seni ukiran bambu yang digelutinya bisa berkembang sebagaimana yang diharapkan meski masih disituasi pandemi. Masih banyak potensi sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan dikecamatan Talegong asalkan mau dan semangat untuk berkreasi dan berkarya.

“Saya rasa masih banyak potensi-potensi alam yang nilai ekonomisnya tinggi, apalagi kalau dalam pengerjaannya dibarengi dengan kecintaan terhadap seni,” pungkasnya.(Yan Fajari) Editor:Nas

Baca Lainnya

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Berjalan Optimal 

16 Maret 2026 - 04:17

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

News Trending DAERAH