Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir, Unjuk Kebolehan Di Festival Cisadane 2019

LOGOS TNbadge-check

Anggota Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir. (Photo-Kuh)

logo TTKKDH

Tangerang,Transnews- Ratusan Anggota silat Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir mengikuti Festival Cisadane 2019, yang digelar pada Minggu (28/7/19) kemarin diKota Tangerang.Para pesilat tradisional Banten ini mendemontrasikan jurus- jurus silat Rampak dan pertunjukan debus.

Sebagaimana di ketahui anggita silat jurus Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir(TTKKDH) bermarkas di Kp. Gembor RT 01 / RW 05, Kel. Pasir Jaya, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang,Provinsi Banten.

Dimarkas tersebut dipenuhi oleh pesilat – pesilat tangguh yang tidak ada di dalam negeri, tapi juga mempunyai perwakilan Internasional.

” Tampilnya kami di sini, selain menghibur para pengunjung. Juga kami ingin memperlihatkan keindahan seni silat milik Banten asli,” ungkap M. Ali Yunus selaku Ketua TTKKDH Kota Tangerang.

Pelestarian budaya asli Banten, kata M. Ali, khususnya seni silat dan debus yang diprakarsai TTKKDH tentunya harus dilakukan oleh pemerintah setempat.

“Kami sangat mengharapkan sekali, Pemkot Tangerang dapat memberikan kami fasilitas, sarana dan dukungan signifikan agar kelestarian yang kami cintai ini Tidak mati suri dan dapat terus hidup,” tutup M. Ali.

Senada dengan M. Ali Yunus, Ketua umum TTKKDH H. Maman Rizal. SE dan Ketua Provinsi TTKKDH H. Kasman menginginkan adanya perhatian khusus dari pemerintah, hingga kesenian tradisional Banten ini tak mati suri atau menghilang dan menjadi cerita saja.

Di kesempatan lain, Sekwil TTKKDH Muhammad Ali mengatakan bahwa akan ada pelantikan kepengurusan baru.

” Pada 1 September nanti, kami akan mengadakan pelantikan kepengurusan baru DPW di GOR Jatiuwung, Kota Tangerang. Kami mengundang masyarakat umum untuk ikut menyaksikan dan meramaikan acara ini. Tak lupa kami mengundang rekan media, terutama Transnews untuk ikut hadir,” terang Muhammad Ali.

M. Ali menambahkan acara yang akan dihelat nanti, meminta kepada Gubernur Banten agar tidak menjadikan TTKKDH dianak tirikan dan mempersulit budaya asli Banten ini.

” Apa tidak malu, jika suatu hari tidak ada lagi anak Banten yang tahu akan budaya ini,” tutup Muhammad Ali.(Kuh)

Baca Lainnya

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

Jelang Mudik Lebaran 2026, Wagub Emil Pastikan Infrastruktur Jatim Siap dan Layak Dilalui

16 Maret 2026 - 19:40

Basarnas Apresiasi Pemkab Sidoarjo atas Penanganan Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny

16 Maret 2026 - 19:36

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

News Trending DAERAH