Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Soal PHK Buruh, Bos Sritek Dipanggil Wamenaker

LOGOS TNbadge-check


					Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan, (baju putih) Perbesar

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan, (baju putih)

JAKARTA, transnews.co.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), mendadak memanggil Presiden Komisaris PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex Iwan Setiawan Lukminto ke kantornya, Rabu (13/11/2024).

Ternyata, pemanggilan itu berkaitan dengan kunjungan Wamenaker ke lokasi pabrik Sritex di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (28/10/2024) lalu.

“Hari ini saya sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja, memanggil manajemen Sritex, Pak Iwan ya, Pak Iwan sebagai Presiden Komisaris Sritex,” jelasnya.

Ia mengatakan, alasannya memanggil lantaran ada berita simpang siur pasca kehadirannya di Sritex Senin lalu.

“Kenapa Saya memanggil ? Ini Terkait permintaan Presiden Prabowo Subianto yang akhirnya ditugaskan ke saya, untuk memastikan adanya PHK atau tidak,” pungkas Wamenaker.

Noel menuturkan, dalam pertemuan tersebut, Iwan Lukminto memastikan Sritex tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Itu yang pertama. Kedua, setelah kejadian itu kita pulang. Seminggu kemudian ada sesuatu yang menurut manajemen Sritex itu mengganggu berlangsungnya kegiatan perusahaan. Saya tanya kenapa? Oh iya ada problem misalnya kayak bea cukai,” ungkapnya.

Kemudian berapa minggu kemudiannya lagi, tambahnya, ada berita lagi soal ternyata ada karyawan yang dirumahkan ya?. Tanyanya kepada Iwan, untuk menegaskan.

“Diliburkan, pak,” jawab Iwan menimpali.

Selanjutnya muncul lagi berita Sritex terpaksa liburkan karyawannya yang disusul PHK massal.

“Hal ini yang membuat saya terganggu. Kok seorang penjabat negara berbohong selama ini, tidak ada PHK ternyata ada PHK. Nah, hari ini saya panggil beliau, saya panggil Pak Iwan untuk klarifikasi ada PHK atau tidak. Jujur saja, saya terganggu dengan opini yang tidak bertanggung jawab ini,” ujarnya.

Kemudian, Wamenaker Noel meminta Iwan Lukminto, menjelaskan lebih detail kondisi di Sritex saat ini.

Sementara itu, Iwan menjelaskan, pihaknya tidak melakukan PHK namun meliburkan sejumlah karyawan.

“Sritex tidak melakukan PHK dan dalam status kepailitan ini.Tetapi Sritex telah meliburkan sekitar 2.500 karyawan akibat kekurangan bahan baku, ini memang kemarin ini kan ada tersendat di dalam proses administrasi,” terang Iwan.

Saat ini, dia bilang, bahan baku yang dimiliki Sritex hanya cukup untuk tiga pekan ke depan. Akibatnya, perusahaan terpaksa merumahkan ribuan karyawan. Kondisinya bakal semakin runyam jika tidak ada kebijaksanaan dari kurator dan hakim pengawas terkait izin keberlanjutan usaha.

“Jadi ini ada proses point concern yang harus cepat diputuskan oleh hakim pengawas.Karena ini akan membantu kami dalam keberlanjutan, bila itu ada kita kembali lagi (bisa beroperasi normal),” ujar dia.

Meski dirumahkan, kata Iwan, ribuan karyawan itu tetap menerima gaji. Diharapkan, proses administrasi yang tersendat ini bisa segera cepat pulih. Agar operasional perusahaan bisa cepat berjalan dan para pekerja yang dirumahkan, bisa kembali bekerja.

Baca Lainnya

BRI BO Bekasi Siliwangi Salurkan Bingkisan Ramadan

10 Maret 2026 - 15:51

BRI Tambun Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Banjir Cabangbungin

10 Maret 2026 - 15:42

PLN UIT JBB Tingkatkan Keandalan Jaringan Listrik

10 Maret 2026 - 13:24

Mayat Pria Bertato Segitiga Ditemukan Mengapung di Perairan Kembang, Jepara

10 Maret 2026 - 09:43

News Trending DAERAH