Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

SS Serang Pemerintah Saat Blusukan, Hengky PKS: Melumuri Muka Sendiri dengan Kotoran

badge-check


					SS Serang Pemerintah Saat Blusukan, Hengky PKS: Melumuri Muka Sendiri dengan Kotoran Perbesar

Depok, transnews.co.id- Calon Wali Kota Depok, Supian Suri angkat bicara mengenai polemik alun-alun barat Kota Depok yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, khususnya pendukung Supian Suri-Chandra Rahmansyah.

Supian Suri atau SS mengatakan bahwa alun-alun memang penting sebagai fasilitas publik, namun lebih mendesak adalah pelebaran Jalan Raya Sawangan untuk mobilitas warga.

“Jalan yang lancar akan memudahkan mobilitas warga, dan ini harus menjadi prioritas sebelum pembangunan fasilitas publik lainnya,” kata SS di acara Relawan Kristiani Supian Suri (RKS) Jumat lalu.

Pernyataan SS itu ditanggapi sebagai santai oleh Anggota DPRD Fraksi PKS, Hengky. Ia menilai statemen SS bak tayangan lelucon di layar televisi.

“Bagaimana tidak, SS saat perencanaan dan penganggaran kan masih menjabat sebagai Sekda Kota Depok. Artinya, SS merupakan kepala Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” ujar Hengky kepada wartawan, Minggu (22/9/2024).

Hengky mengaku sangat menyayangkan pernyataan kampanye SS yang selalu menyudutkan Pemerintah Kota Depok. Pasalnya, SS merupakan bagian dari pemerintah selama puluhan tahun.

“Itu juga sama dengan melumuri muka sendiri dengan kotoran. Apalagi, SS sudah lebih dari dua tahun menjadi Sekda, dimana semua pembangunan di Kota Depok keputusannya ada di tangannya jua,” papar Hengky.

Dengan adanya pernyataan seperti itu sambung Hengky, artinya SS melupakan kemajuan yang telah dicapai pemerintah. Artinya kata Hengky, SS merupakan orang yang gagal dalam mengelola pemerintahan.

“Dalam tubuh ASN di Kota Depok, SS merupakan panglima ASN. Apabila gagal, berarti SS merupakan panglima yang gagal memimpin dong. Kalau sudah begitu, masih yakin mau memajukan Kota Depok,” ucap Hengky heran.

Apalagi kata Hengky, kebijakan tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Depok 2006-2025 yang seharusnya menjadi panduan dalam menentukan langkah pembangunan.

Hengky pun mengimbau agar SS jangan melakukan kampanye dengan konten mengkritisi pemerintah dimana SS telah hidup berpuluh-puluh tahun didalamnya.”Intinya lucu kalo konten campaign SS mengkritisi program pemerintah,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Gelar Santunan Ramadhan 1447 H, MT Silaturahmi Kota Depok & Tasya Lovers Santuni 50 Anak Yatim

9 Maret 2026 - 23:11

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

Takjil On The Road: Srikandi UIT JBB Berbagi Berkah di Ramadan 1447 H

6 Maret 2026 - 21:33

Tinjau TPST Desa Gede, Subandi: Pengelolaan Sampah Bisa Tekan Pengangguran

4 Maret 2026 - 03:56

News Trending DAERAH