SIDOARJO, transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat merespons kebutuhan warganya. Bupati Sidoarjo, Subandi, turun langsung ke Kecamatan Krian, Minggu (1/3/2026), untuk menyerahkan bantuan kursi roda sekaligus meninjau rumah tidak layak huni (RTLH) yang akan segera direnovasi.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Martha Wara Kusuma, Baznas Sidoarjo, Camat Krian Nawari, anggota DPRD Sidoarjo M Nizar, serta jajaran Forkopimka Krian.
Dalam kesempatan itu, Subandi menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga yang membutuhkan dukungan mobilitas. Penerima pertama adalah Siti Maimunah (63), warga Kelurahan Tambak Kemerakan yang mengalami disabilitas karena faktor usia. Bantuan serupa juga diberikan kepada Dwi Sri Wahyuningsih (60), warga Desa Jerukgamping yang menderita stroke.

Subandi menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap warga dengan kebutuhan khusus.
“Saya berharap kursi roda ini bisa membantu aktivitas sehari-hari dan bisa digunakan untuk bersilaturahmi dengan tetangga saat Lebaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, program bantuan sosial akan terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, Baznas, dan Dinas Sosial agar para penyandang disabilitas tetap merasa diperhatikan dan tidak terabaikan.
“Mudah-mudahan kursi roda ini bermanfaat dan keluarga diberi kesabaran dalam menghadapi cobaan,” tutur Subandi memberi semangat.
Tak hanya menyerahkan bantuan, Subandi juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni. Rumah tersebut milik Rokanah di Dusun Gresikan, Kelurahan Tambak Kemerakan, serta rumah Ony Murdianto di Desa Kraton.
Saat meninjau rumah Rokanah, Subandi memastikan proses renovasi akan segera dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri. Ia menyebut perbaikan akan meliputi pembenahan tembok, atap, lantai, hingga kamar mandi yang masih dalam kondisi darurat.
“Semoga setelah Lebaran rumah ini segera diperbaiki. Temboknya dibenahi, atapnya diperbaiki, lantainya dikeramik, dan kamar mandinya dibuat lebih layak supaya bisa berteduh dengan nyaman, juga untuk salat dan aktivitas lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, rumah milik Ony Murdianto (50), korban PHK yang telah lima tahun menganggur, juga masuk dalam daftar program bedah rumah. Rencana perbaikan mencakup pembenahan atap, pengecatan ulang, serta penyediaan fasilitas sanitasi yang layak lengkap dengan atap dan plafon agar hunian menjadi lebih sehat dan nyaman.
“Dengan kehadiran kita bersama, mudah-mudahan Pak Ony dan keluarga selalu sehat, dan kita bisa terus membantu warga yang membutuhkan,” kata Subandi.
Para penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemkab Sidoarjo. Mereka berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup, mempermudah aktivitas sehari-hari, sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi keluarga di tengah keterbatasan.












