Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

SWI Jatim Mengecam Keras Persekusi Terhadap 2 Oknum Wartawan di Kediri

LOGOS TNbadge-check


					SWI Jatim Mengecam Keras Persekusi Terhadap 2 Oknum Wartawan di Kediri Perbesar

SWI Jatim Mengecam Keras Persekusi Terhadap 2 Oknum Wartawan di Kediri

SIDOARJO, transnews.co.idSekber Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Timur mengecam keras tindakan persekusi yang dilakukan pihak SMKN 1 Kediri terhadap dua oknum Wartawan. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (4/6/2025).

Hal itu disampaikan Ketua SWI Jatim Hadi Martono menanggapi sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dua oknum wartawan dikerumuni puluhan siswa SMKN 1 Kota Kediri.

“Apapun namanya, kalau persekusi terhadap seorang jurnalis yang sedang melakukan tugasnya tidak dibenarkan, karena persekusi adalah perbuatan melawan hukum” katanya dalam WAG SWI, Jumat (6/6/2025)

Menurut Hadi, perbuatan itu sungguh miris dan tidak bermoral karena dilakukan oleh seorang Kepala Sekolah dan dilakukannya di dalam sekolah. Apalagi ditekan untuk menghapus berita dan meminta maaf dihadapan guru dan siswa-siswa.

“Jika merasa disudutkan dalam pemberitaan yang ditulis oleh kedua oknum wartawan tesebut, ya tinggal klarifikasi lewat Hak Jawab atau Hak Koreksi” tambah Hadi geram.

Hadi pun berharap agar viralnya peristiwa di SMKN 1 Kediri menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Baik pihak sekolah, masyarakat dan pihak media.

“Jadikan pembelajaran agar masyarakat luas memahami tugas wartawan, begitu pun pihak awak media untuk selalu menjunjungi tinggi Kode Etik Jurnalistik. Kalau masyarakat tidak terima dengan isi pemberitan ada mekanisme Hak Jawab, Hak Koreksi atau lewat Dewan Pers” tandasnya.

Baca Lainnya

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

Pastikan Arus Mudik Aman dan Terkendali, Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Sidak Pos Pengamanan Malam Idul Fitri

21 Maret 2026 - 21:42

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

News Trending PENDIDIKAN