Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Tangkal Radikalisme, Jatim Akan Gelar Aksi Forum Komunikasi Kader Bela Negara

LOGOS TNbadge-check


					Tangkal Radikalisme, Jatim Akan Gelar Aksi Forum Komunikasi Kader Bela Negara Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id – Guna menangkal radikalisme dan membangkitkan kembali produk cinta tanah air di Jatim, Kader Bela Negara Provinsi Jatim akan menggelar aksi Forum komunikasi kader bela negara.

Sasaran aksi forum komunikasi kader bela negara tersebut, dilakukan dengan sosialisasi kepada para pemuda, Mahasiswa dan tenaga pengajar atau pendidik.

Menurut Ketua Pembina kader Bela Negara, R Tjahjo Widodo. SH. M. Hum pada acara saresahan bela negara di Dinas Kominfo Jatim, Sabtu (10/4/2021) mengatakan gerakan bela negara ini merupakan langkah yang masif dari pemerintah untuk menangkal radikalisme dan terorisme.

“Kami ingin ada langkah bersama – sama dari pemerintah Provinsi dan organisasi kemasyarakatan di Jatim untuk aksi bela negara ini. Sehingga para generasi muda ini bisa diselamatkan dari paham radikalisme dan terorisme,”ujarnya.

Untuk kader bela negara ini nanti pihaknya ingin melakukan dengan cara sosialisasi yang masif dengan memberikan materi tentang wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan cinta produk dalam negeri.

“Kesadaran bela negara merupakan satu hal yang esensial dan harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia (WNI), sebagai wujud penunaian hak dan kewajibannya dalam upaya bela negara,”katanya.

Menurutnya,kesadaran bela negara menjadi modal dasar sekaligus kekuatan bangsa, dalam rangka menjaga keutuhan, kedaulatan serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia,”paparnya.

Ia juga menambahkan, semangat patriotisme, keikhlasan, semangat pantang menyerah, serta mementingkan persatuan daripada kepentingan kelompok merupakan semangat bela Negara yang harus digaungkan oleh generasi milenial di tengah semakin keroposnya persatuan akibat berbagai kepentingan saat ini.

Kemudian masuknya gerbang digitalisasi sebagai sumber akses informasi masyarakat tidak saja membawa keuntungan, tetapi juga tantangan bahkan bisa jadi musibah.

Dia menekankan,semangat bela Negara harus diaktualisasikan oleh generasi milenial sesuai dengan kapasitas, profesi dan kemampuan masing-masing.

“Maka itu juga pihaknya berharap ada sinergitas semua ormas di Jatim untuk aksi bela negara ini,”pungkasnya. (HD).Editor:Nas

Baca Lainnya

Dorong Daya Saing Global, Pemkab Jepara Resmikan Kartu Mebel dan Berangkatkan IKM ke IFEX 2026.

3 Maret 2026 - 04:37

Resmi Tembus Probolinggo, Commuter Line Supas Perkuat Aglomerasi Surabaya Raya

2 Maret 2026 - 21:09

Bupati Subandi Perkuat Sinergi dengan PHDI, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat di Sidoarjo

2 Maret 2026 - 21:07

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

News Trending DEPOK