Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Tinjau TPST Desa Gede, Subandi: Pengelolaan Sampah Bisa Tekan Pengangguran

Avatar photobadge-check


					Tinjau TPST Desa Gede, Subandi: Pengelolaan Sampah Bisa Tekan Pengangguran Perbesar

Tinjau TPST Desa Gede, Subandi: Pengelolaan Sampah Bisa Tekan Pengangguran

SIDOARJO, transnews.co.id – Bupati Sidoarjo, Subandi, meninjau langsung operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Gede.

Dalam kunjungan tersebut, ia mengapresiasi pengelolaan TPST yang dinilai profesional, tertata, dan telah mandiri secara operasional.

Berdasarkan hasil peninjauan, sistem manajemen TPST Desa Gede dinilai berjalan efektif. Sebanyak 90 persen tenaga kerjanya berasal dari warga setempat.

Keberadaan TPST ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.

“Pengelolaannya sudah bagus, manajemennya tertata, dan yang paling penting TPST ini sudah mandiri. Sebanyak 90 persen pegawainya adalah warga lokal. Artinya, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Subandi.

Ia menegaskan, jika desa-desa lain mampu mengelola potensi serupa dengan komitmen dan manajemen yang baik, TPST dapat menjadi solusi strategis untuk menekan angka pengangguran di tingkat desa.

“Kalau desa-desa lain memiliki tekad yang sama dan mampu memanfaatkan potensi seperti ini, saya yakin angka pengangguran di desa bisa berkurang. Ini contoh nyata bahwa pengelolaan sampah juga bisa menjadi sumber ekonomi,” tegasnya.

Selain menyerap tenaga kerja lokal, para pegawai TPST juga telah mendapatkan fasilitas BPJS serta penghasilan rata-rata mencapai Rp3 juta per bulan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah berbasis desa memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan seluruh TPST di Kabupaten Sidoarjo berjalan optimal, Pemkab Sidoarjo berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh TPST yang ada.

“Kami akan sidak seluruh TPST. Tujuannya untuk memastikan pengelolaan berjalan baik, mendorong kemandirian, dan memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui penguatan TPST berbasis desa, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap tercipta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Baca Lainnya

Perumda Kahuripan Pastikan Layanan Air Bersih Selama Cuti Bersama Idul Fitri

4 Maret 2026 - 04:39

Rumah Warga Sedati Diterjang Puting Beliung, Subandi Turun Tangan: Atap Diperbaiki, Anak Korban Diberi Beasiswa

4 Maret 2026 - 03:59

Kominfo Jatim Gandeng Universitas Dinamika Surabaya, Genjot Talenta Digital dan Keamanan Informasi

3 Maret 2026 - 19:14

Dorong Daya Saing Global, Pemkab Jepara Resmikan Kartu Mebel dan Berangkatkan IKM ke IFEX 2026.

3 Maret 2026 - 04:37

News Trending PERISTIWA