Menu

Otomatis
Breaking News

DAERAH

Tirta Kahuripan Kolaborasi dengan KP2C Jaga Sungai

LOGOS TNbadge-check

Tirta Kahuripan Kolaborasi dengan KP2C Jaga Sungai Perbesar

Cileungsi, transnews.co.id – Tirta Kahuripan dan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) melakukan pertemuan di Cileungsi,Rabu (18/01/23) untuk membahas rencana kerjasama yang nantinya saling menguntungkan kedua belah pihak.

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan diwakili oleh Krisman Nuryadin Asisten Manajer Pengelolaan Sumber Air. Puarman sebagai Ketua KP2C sepakat berkolaborasi dengan Tirta Kahuripan untuk membantu masyarakat Kabupaten Bogor dalam hal mitigasi bencana Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.

KP2C dikenal sebagai komunitas masyarakat yang berkonsentrasi pada kegiatan sistem peringatan dini bencana banjir dan peduli pada tata kelola lingkungan sungai, tentunya kegiatan tersebut sangat berkaitan erat dengan kepentingan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang sangat bergantung pada sungai sebagai sumber air baku untuk diolah menjadi air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

 

“Permasalahan sungai tersebut bisa merusak vegetasi sekitar sungai,sehingga kerap kali banjir saat musim penghujan, pembuangan limbah dari ratusan home industri dan industri besar, sampah rumpun bambu dan sampah rumah tangga,”ujar Puarman.

 

Peran KP2C itu sendiri memberikan peringatan dini apabila terjadi banjir dihulu sungai sekaligus melakukan patroli susur sungai untuk mengawasi kelestarian sungai sambil memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjadikan sungai sebagai tempat wisata.

Krisman Nuryadin mengakui Perumda Air Minum Tirta Kahuripan diuntungkan dengan adanya kegiatan tersebut.

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan KP2C juga akan mengajak dinas terkait melakukan susur sungai supaya melihat secara langsung keadaan vegetasi sungai serta dampak pembuangan limbah industri terhadap kualitas air sungai, terlebih lagi dalam menghadapi musim kemarau di bulan Maret nanti kualitas air akan sangat buruk bahkan tidak dapat diolah menjadi air bersih, sehingga yang dirugikan adalah masyarakat Kabupaten Bogor sendiri.Hal ini memerlukan perhatian dari dinas terkait untuk memberikan sanksi tegas dan edukasi, dengan harapan timbulnya kesadaran menjaga kelestarian sungai berarti menjaga ketersediaan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Bogor. (YN)

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jawab Tantangan Sampah Nasional, Inovasi Netrash UPER Bantu Pengelolaan Bank Sampah

6 Agu 2026 - 20:45 WIB

Jawab Tantangan Sampah Nasional, Inovasi Netrash UPER Bantu Pengelolaan Bank Sampah

Sebanyak 60 Remaja Sidoarjo Terpapar HIV, Dinkes Gencarkan Edukasi di Sekolah

6 Agu 2026 - 20:03 WIB

Sebanyak 60 Remaja Sidoarjo Terpapar HIV, Dinkes Gencarkan Edukasi di Sekolah

Jumantoro Terpilih Sebagai Ketua DPC Projo Jember Secara Aklamasi 

6 Agu 2026 - 12:44 WIB

Jumantoro Terpilih Sebagai Ketua DPC Projo Jember Secara Aklamasi 

Tiga Penjual Miras Ilegal di Sidoarjo Divonis Bersalah, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar

5 Agu 2026 - 18:07 WIB

Tiga Penjual Miras Ilegal di Sidoarjo Divonis Bersalah, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pelanggar
News Trending DAERAH