SURABAYA, transnews.co.id – Persiapan pengoperasian Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya terus dikebut. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memastikan pembangunan sarana dan prasarana pendukung moda transportasi massal tersebut kini memasuki tahap akhir.
Jika tidak ada kendala, Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya ditargetkan resmi diluncurkan pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono melalui Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Jatim Ainur Rofik mengatakan, koridor baru tersebut akan menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Malang Raya.
Rute ini dimulai dari Terminal Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang, kemudian melintasi Gondanglegi, menuju Terminal Hamid Rusdi, dan berakhir di Terminal Arjosari, Kota Malang.
“Insya Allah Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya ini menghubungkan Terminal Talangagung di Kepanjen, Kabupaten Malang, melewati Gondanglegi, lalu terus sampai ke Terminal Hamid Rusdi, hingga berakhir di Terminal Arjosari,” ujar Ainur Rofik, Kamis (8/10/2026).
Menurut dia, sebagian besar pekerjaan persiapan di lapangan telah diselesaikan. Saat ini, Dishub Jatim tinggal merampungkan sejumlah pekerjaan pendukung sebelum armada mulai beroperasi.
“Alhamdulillah pengerjaan di lapangan kurang sedikit lagi yang harus kita selesaikan. Secara prasarana kita sudah mulai jalan,” katanya.
Pembangunan prasarana kini difokuskan pada jalur yang akan dilewati bus Trans Jatim. Untuk tahap awal, pekerjaan diprioritaskan di wilayah Kabupaten Malang.
Sejumlah fasilitas yang disiapkan meliputi pembangunan halte, pemasangan rambu lalu lintas, hingga pembuatan marka jalan.
“Kita akan start membangun halte, pemasangan rambu-rambu lalu lintas, serta pembuatan marka jalan, yang dimulai dari daerah Kabupaten dulu,” jelas Ainur Rofik.
Dishub Jatim optimistis seluruh kebutuhan prasarana dapat dituntaskan sebelum peluncuran. Dengan demikian, operasional Koridor 2 dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Kehadiran Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya diharapkan memperkuat konektivitas transportasi publik dari wilayah Kabupaten Malang menuju Kota Malang. Selain menyediakan pilihan angkutan yang aman, nyaman, dan terjangkau, koridor ini juga ditargetkan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas antarwilayah.
Dengan jalur yang membentang dari Kepanjen hingga Arjosari, Trans Jatim Koridor 2 sekaligus menjadi salah satu upaya memperluas layanan transportasi massal di kawasan Malang Raya.












Komentar ditutup.